Berita Kalteng

Pemindahan Ibu Kota Negara RI ke Kalimantan Makin Menghangat di Kalteng, Begini Infonya

Rencana pemindahan Ibu Kota Negara Rapublik Indonesia ke Kalimantan terus mendapat dukungan dari berbagai pihak. Janji Presiden RI, Joko Widodo

Pemindahan Ibu Kota Negara RI ke Kalimantan Makin Menghangat di Kalteng, Begini Infonya
Istimewa
Heru Hidayat Pegiat Sosial Kemasyarakatan di Kalimantan Tengah. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Rencana pemindahan Ibu Kota Negara Rapublik Indonesia ke Kalimantan terus mendapat dukungan dari berbagai pihak. Janji Presiden RI, Joko Widodo yang akan mengumumkan secara resmi Bulan Agustus 2019 mendatang lokasinya ditunggu-tunggu warga Kalteng.

Tokoh pemuda Kalimantan Tengah, Heru Hidayat, Mantan Anggota DPRD Kalteng dari PKS, secara pribadi memberi apresiasi positif rencana pemindahan Ibu Kota Republik Indonesia ke Kalimantan, lebih khususnya lagi ke Kalimantan Tengah.

Heru yang dikenal sebagai pegiat sosial kemasyarakatan ini, mengatakan, upaya pemindahan tersebut harus memenuhi banyak aspek yang komprehensif dan bertahap, diantaranya aspek konstitusi, sosiologi, teknis dan lainnya.

Hal ini diperlukan menurut Heru agar tidak menjadikan wacana dan namun terukur, terstruktur dan teratur. Dan harus didukung oleh semua pihak sebagai bagian dari political will (kemauan politik) bersama untuk membangun Indonesia dan masyarakatnya yang lebih baik.

Baca: Berlagak Tajir untuk Menipu? Modus Suami Rey Utami, Pablo Benua dalam Kasus Penipuan Diungkap Polisi

Baca: Enggan Dipanggil Agung Hercules, Ini Nama Baru Agung Setelah Idap Kanker Otak, Ini Penyebabnya

Baca: Thailand Open 2019 - Pertama dalam Sejarah, Ahsan/Hendra Sudah Keok pada Babak Pertama

"Seperti rencana tata ruang rencana Ibu Kota harus dipersiapkan lebih matang dulu agar mencakup seluruh kebutuhan, solusi dan bersifat jangka panjang" ujar Heru.

Mendukung ada proses kajian yang jelas, dan turut melibatkan banyak pihak untuk ikut memberikan masukan sehingga mampu mengakomodir semua anak bangsa untuk menjadi lebih baik. Pemindahan Ibu Kota harapan Heru, akan menjadi proyek rakyat, sehingga semua pihak saling mendukung upaya untuk mewujudkannya secara baik dan transparan.

Dia meminta, tidak saja memberi akses kepada pihak orang kaya tetapi harus juga adanya keadilan bagi seluruh lapisan masyarakat. "Sehingga kelak akan terwujud kawasan Ibu Kota Republik Indonesia yang mampu bersaing dan menjadi contoh negara lainnya," ungkap Heru.

Rencana pemindahan Ibu Kota yang digulirkan Presiden RI, Joko Widodo tersebut, makin hangat dibicarakan warga Kalteng, didunia maya maupun di dunia nyata, apalagi Jokowi menegaskan, akan mengumumkannya Bulan Agustus 2019 mendatang, sehingga muncul berbagai spekulasi akan diumumkan tanggal 17 Agustus 2019, sesuai dengan tanggal 17 Juli 1959, Presiden RI Pertama, Soekarno memasang tiang pancang Palangkaraya sebagai Ibu Kotq Kalimantan Tengah, 62 tahun silam.

Saat , berkunjung ke Tugu Soekarno di Palangkaraya, yang lalu, Jokowi terkesan dengan, susunan kayu Ulin pada tugu Soekarno berjumlah 17 , dan peresmian tugu juga tanggal 17, Hari Kemerdekaan RI juga tanggal 17 Agustus 1945, sehingga saat di tugu beliau mengaku sangat terkesan dengan angka 17 tersebut, bahkan plat mobil beliau juga angka 17. "Angka 17 tersebut seperti punya makna tersendiri bagi Bapak Presiden Joko Widodo.

(banjarmasinpost.co.id / faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved