Kriminalitas Batola

Salah Paham Pembagian Kartu BPJS di Batola, Maklufi Tega Habisi Nyawa Ketua RT 4 Anjir Serapat

Duel maut terjadi di areal persawahan Desa Serapat Baru 1, Kecamatan Anjir Muara, Kabupaten Batola Selasa (9/7) sekitar pukul 07.30 Wita.

Salah Paham Pembagian Kartu BPJS di Batola, Maklufi Tega Habisi Nyawa Ketua RT 4 Anjir Serapat
banjarmasinpost.co.id/edi nugroho
Kapolres AKBP Mugi Sekar Jaya memperlihatkan barang bukti tersangka Maklufi (38) yang dipakai membunuh Sopian (44), Ketua RT 4, Desa Anjir Serapat Baru dalam gelar perkara, di Polres Batola, Rabu (31/7/19). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - Tampak tenang. Itulah Maklufi (38), tersangka pembunuh Ketua RT 4, Desa Anjir Serapat Baru, Sopian (44), Selasa (9/7/2019) sekitar pukul 07.30 Wita. Pembunuhan diduga gara-gara persoalan pembagian kartu BPJS.

Maklufi dihadirkan dalam gelar perkara gelar perkara, di Polres Batola, Rabu (31/7/19). Kapolres AKBP Mugi Sekar Jaya, menyatakan kasus pembunuhan ini terjadi karena hal sangat sepele, yakni salah paham pembagian kartu BPJS.

“Iya akar masalahnya sepele yakni salah paham soal pembagian kartu BPJS," kata kapolres.

Menurutnya, duel maut terjadi di areal persawahan Desa Serapat Baru 1, Kecamatan Anjir Muara, Kabupaten

Batola Selasa (9/7) sekitar pukul 07.30 Wita. Perkelahian maut dengan sajam ini membuat korban Supian (44) Ketua RT 4, Desa Anjir Serapat Baru meninggal dunia.

Ketua RT tersebut terluka parah karena sabetan benda tajam. Sedangkan tersangka Maklufi (38), tidak mengalami luka sedikit pun.

Perkelahian antara Maklufi dan Supian diawali adu mulut kedunya karena masalah sepele yakni persoalan membagi kartu BPJS tanpa seizin Supian.

Usai adu mulut, Maklufi dan Supian pun adu jotos. Supian terlebih dahulu memukul Maklufi, namun bisa dihindari. Kemudian Supian mengangkat tabung gas LPG dan mencoba menghantamkannya ke tubuh Maklufi hingga ia terjatuh.

Maklufi melakukan gerak refleks dan mengambil sebilah parang yang baru saja digunakannya untuk membersihkan rumput di sawah. Pagi itu, Maklufi menyabetkan sajam beberapa kali ditebaskannya ke tubuh Sopian.

Sudah bisa dipastikan, tubuh sang Ketua RT itutersungkur melumuran darah. Pelaku pun menghentikan perbuatan sadisnya, pergi dan menyerahkan ke kantor polisi.

“Iya setelah membunuh ketua RT Supian, pelaku menyerahkan diri ke kantor polisi,” ujar kapolres. (Banjarmasinpost.co.id/edi nugroho)

Penulis: Edi Nugroho
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved