Berita Nasional

Sejuta ASN Bakal Padati Pulau Kalimantan, Pemindahan Ibu Kota Diumumkan Agustus

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memastikan lokasi ibu kota negara yang baru ada di Kalimtantan. Saat hari kedua kunjungan kerjanya di Sumatera Utara,

Sejuta ASN Bakal Padati Pulau Kalimantan, Pemindahan Ibu Kota Diumumkan Agustus
biro pers sekretariat Presiden
Presiden RI,Joko Widodo, saat memantau lokasi rencana pembangunan perkantoran pemerintah pusat di Kabupaten Gunung mas, Kalteng, Rabu (8/5/2019). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MEDAN - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memastikan lokasi ibu kota negara yang baru ada di Kalimtantan. Saat hari kedua kunjungan kerjanya di Sumatera Utara, tepatnya di The Kaldera Nomadic Escape, Selasa (30/7), Jokowi pun menyatakan lokasi tepatnya akan diumumkan pada Agustus 2019.

“Ya kan memang dari dulu saya sampaikan, pindah ke kalimantan. Kalimantannya mana nanti kita sampaikan Agustus lah,” kata Jokowi.

Saat ini, menurut Jokowi, kajian mengenai calon ibu kota yang baru belum rampung dan tuntas. Paparan soal kebencanaan maupun sosial budaya belum selesai. “Semuanya harus komplit. Kita tidak ingin tergesa-gesa tetapi secepatnya diputuskan,” imbuhnya.

Dengan pernyataan ini, berarti calon ibu kota dipastikan tidak di Mamuju (Sulawesi Barat) dan di Makassar (Sulawesi Selatan), yang juga diwacanakan sebagai lokasi.

Jokowi menginginkan rencana pemindahan ibu kota tidak hanya jadi wacana. Dia ingin rencana itu segera terwujud.

Baca: Pemindahan Ibu Kota Negara RI ke Kalimantan Makin Menghangat di Kalteng, Begini Infonya

Baca: Berlagak Tajir untuk Menipu? Modus Suami Rey Utami, Pablo Benua dalam Kasus Penipuan Diungkap Polisi

Baca: Enggan Dipanggil Agung Hercules, Ini Nama Baru Agung Setelah Idap Kanker Otak, Ini Penyebabnya

Menteri PPN/Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional ­(Bappenas) Bambang Brodjonegoro pada acara Penyu­sunan Langkah Awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Jawa-Bali 2020-2024 di Hotel Shangri-La, Surabaya, Senin (29/7), lebih dulu mengungkapkan lokasi ibu kota yang baru yakni di Kalimantan.

“Pemindahan ibu kota ini bukan hal yang baru. Rencana ini juga pernah diangkat Presiden Soekarno dan Soeharto. Presiden Jokowi menginginkan ini bukan hanya wacana, tapi kongkrit,” ujar Bambang.

Dua lokasi yang menjadi kandidat kuat pengganti Jakarta adalah Bukit Soeharto di Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur serta Kabupaten Gunung Mas di Kalimantan Tengah. Jokowi sempat membanding­kan kedua lokasi ini saat melakukan peninjauan.

Menurut Jokowi, kelebihan Gunung Mas adalah luas wilayahnya. Dia juga sempat menyinggung keinginan Presiden pertama RI Soekarno yang memilih Kalimantan Tengah sebagai calon ibu kota negara yang baru.

Presiden Joko Widodo,saat melakukan kunjungan ke Kalimantan  termasuk ke Palangkaraya untuk kunjungan kerja melihat lokasi rencana pemindahan Ibu Kota Pemerintahan RI ke luar Jawa
Presiden Joko Widodo,saat melakukan kunjungan ke Kalimantan termasuk ke Palangkaraya untuk kunjungan kerja melihat lokasi rencana pemindahan Ibu Kota Pemerintahan RI ke luar Jawa (Istimewa/Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden)

Untuk membangun ibu kota baru yang rencananya seluas 40 ribu hektare, Bambang mengatakan pemerintah setidaknya memerlukan dana Rp 446 triliun. Ini untuk pembangunan sarana dan prasarana seperti listrik, air bersih dan jalan. Selain itu gedung pemerintahan dan perumahan.

Halaman
12
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved