Berita Kalteng

40 Titik Sumur Bor Dibangun Sekitar di Lahan Mudah Terbakar, Polisi Kalteng Intensifkan Pencegahan

Upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran lahan dan hutan terus dilakukan oleh berbagai instansi di Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah,

40 Titik Sumur Bor Dibangun Sekitar di Lahan Mudah Terbakar, Polisi Kalteng Intensifkan Pencegahan
Banjarmasinpost.co.id/Faturahman
Petugas saat memadamkan kebakaran lahan di Palangkaraya, Kalteng. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran lahan dan hutan terus dilakukan oleh berbagai instansi di Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, salah satunya akan membangun 40 sumur bor yang akan dipasang disekitar lahan yang mudah terbakar.

Makin maraknya terjadi kebakaran lahan dibeberapa wilayah di Kalteng mendapat perhatian serius, Pemerintah Provinsi setempat sehingga, salah satunya dengan merencanakan akan membangun sebanyak 40 titik pemasangan sumur bor pada lahan yang rawan terjadi kebakaran.

Pantauan hingga, Kamis (1/8/2019) kebakaran lahan masih saja terjadi dipinggiran Kota Palangkaraya dan Kabupaten lainnya di Bumi Tambun Bungai yang kemudian menyebabkan munculnya kabut asap menyelimuti sekitar kawasan yang terbakar tersebut.

Baca: Walhi Sebut Lokasi Ibu Kota Negara di Kalteng Bukan Hutan Lindung, Siapkan 500 Ribu Ha Lahan

Baca: Netizen Tanggapi Negatif Aksi Viral Penumpang Bermesraan di KRL Jabodetabek, Ini Kata PT KCI

Baca: Jadwal & Live Streaming Thailand Open 2019 Babak Kedua Kamis (1/8) via Youtube Badminton Thailand

Rapat Evaluasi penanggulangan kebakaran lahan pun dilakuka di Posko Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) di Kantor BPBD Provinsi Kalteng, sebagai upaya optimal dalam penangulangan kebakaran lahan yang marak terjadi di Kalteng.

Data BPBD setempat, wilayah Kalteng memiliki potensi cepat terbakar sehingga salah satu cara penanggulangannya adalah membuat sumur bor pada titik-titik tertentu di sekitar lokasi lahan yang mudah terbakar.Hingga, Selasa kemarin terdapat 20 titik api dibeberapa Kabupaten seperti Kapuas, Palangkaraya, Pulangpisau (Pulpis) dan Kotawaringin Timur (Kotim).

Sementara itu, keterangan Kabid Humas Polda Kalteng Kombes Pol Hendra Rochmawan, menyampaikan hasil rapat yang dihadiri Irwasda Polda Kalteng, bersama instansi terkait akan membangun 40 tiitk sumur bor di wilayah Kota Palangkaraya dengan menggunakan anggaran dinas lingkungan hidup.

"Pemadaman melalui udara menggunakan water boombing terus dilakukan, bahkan sebanyak dua helikopter akan di geser ke Kotim, sekaligus untuk bekap kebakaran lahan yang terjadi di Kabupaten Seruyan dan Katingan yang sudah beroperasi memadamkan lahan hingga hari ini ," ujar Mantan Kapolres Palangkaraya ini.

Selain itu, anggota yang bertugas di lapangan diberikan kontak person penanggulangan karhutla dan dibekali informasi via aplikasi guna memudahkan memindai titik api yang terjadi dengan tingkat kepercayaan diatas 80%."Semua upaya dilakukan untuk penanggulangan kebakaran lahan," ujar Hendra.

Tim gabungan berbagai instansi juga terus melakukan pencegahan kebakaran lahan tersebut, serta terus melakukan sosialisasi larangan membuka lahan dengan cara membakar, juga dijelaskan ada sanksi hukum yang dilakukan dengan sinergi semua instansi.

Polda dan Polres jajaran telah menangkap terduga pelaku pembakaran pada empat lokasi yang dua daintaranya terjadi di Palangkaraya, Kotim. "Setiap kejadian Karhutla akan di Police line dan akan diberikan spanduk lahan ini berada dalam pengawasan Polisi," ujar Hendra.

(banjarmasinpost.co.id / faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved