Berita Banjarmasin

6 Bulan Polda Kalsel Amankan 1100 Pelaku Nakroba, Bambang Heri Minta Pencegahan Narkoba Ditingkatkan

Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI melaksanakan dengar pendapat bersama dengan mitra kerja mereka antara lain Polda Kalsel, Kejaksaan Tinggi.

banjarmasinpost.co.id/irfani rahman
Anggota DPR RI asal banua Bambang Heri bersama Kapolda Irjen Pol Yazid Fanani usai acara dengar pendapat bersama dengan mitra kerja di Polda Kalsel, Kamis (1/8/2019). 

BANJARMASINPOST.CO.ID,BANJARMASIN - Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI melaksanakan dengar pendapat bersama dengan mitra kerja mereka antara lain Polda Kalsel, Kejaksaan Tinggi Kalsel , Kanwil Kemenlkumhan Kalsel , BNNP Kalsel, serta Pengadilan.

Berlangsung di aula Mathilda Batlayeri Polda Kalsel, Kamis (1/8/2019) dengar pendapat ini dipiimpin oleh anggota DPR RI Desmond J Mahesa serta anggota Komisi III lainnya seperti Habib Aboe Bakar Al Habsy, Bambang Heri Purnama dan lain-lain.

Sedangkan jajaran Polda Kalsel dipimpin Wakapolda Brigjen Aneka Pristafuddin, Irwasda Kalsel, Dirnarkoba , Dirlantas. Kemudian Kepala Kejaksan Tinggi Arie Arifin dan jajaran, Kepala BNNP Kalsel Brigjen Aris Purnomo beserta jajaran.

Pada kesempatan ini Desmond mempertanyakan antara lain penanganan narkoba, hingga masih perlukan penyidik PPNS. Oleh Wakapolda Brigjen Aneka dikatakan pihaknya tetap melakukan pengawasan, pencegahan, hingga penindakan terhadap peredaran narkoba.

Selain itu Aneka pun menyebutkan kehadiran penyidik PPNS masih diperlukan.

Baca: Kasus Bayi Dikubur di Landasan Ulin Banjarbaru Terungkap, Hasil Hubungan Gelap, Pelaku di Bawah Umur

Baca: Begini Upaya Petugas dan Warga Melepaskan Jasad Aman Rukisah dari Mulut Buaya Sepanjang 7 Meter

Anggota Komisi III DPR RI asal Banua Bambang Heri Purnama mengatakan dari keterangan Dirnarkoba bahwa hanya dalam waktu 6 bulan saja Ditnarkoba Polda Kalsel mengamankan sekitar 1.100 tersangka narkonba.
"Selain itu barang bukti sekitar 12 kilo narkoba yang berhasil diamankan ," ucapnya.

Ia pun meminta kepada aparat hukum bahwa pencegahan harus diutamakan, sosialisasi bahaya narkoba agar terus dilakukan . Pihaknya mendukung pencegahan terus dilakukan , apalagi ia berasal dari Kalsel dan sangat prihatin meningkatnya peredaran narkoba.

"Saya inginkan pencegahan, sosialisasi ditingkatkan, jika anggaran kurang ajukan, karena penindakan tak menyelsaikan masalah," paparnya .(Banjarmasinpost.co.id/irfani)

Penulis: Irfani Rahman
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved