Berita Banjarbaru

Dua Wartawan Radio Belanda Lakukan Investigasi Sejarah Demang Lehman di Kalsel, Ini Kata Paman Birin

sejauh ini di Belanda memang soal isu pemulangan kepala Demang Lehman ke Indonesia ini belum tau dan belum banyak yang mendengar.

Dua Wartawan Radio Belanda Lakukan Investigasi Sejarah Demang Lehman di Kalsel, Ini Kata Paman Birin
banjarmasinpost.co.id/nurholishuda
Dua Wartawan Radio Belanda saat diterima Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor di ruang kerjanya, Kamis (1/8/2019). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Guna memulangkan kepala Demang Lehman dari museum di Belanda ke Kalsel terus dilakukan. Terbaru, hari ini tadi wartawan asal Belanda ke Kalsel dan menemui Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor.

Kedua wartawan Katholieke Radio Omroed-Nederlandse Christelijke Radio Verniging (KRO-NCRV), itu bernama Belanda Mr.Mathijs Groot dan Nienke Zoet Brood.

Menurut mereka, sejauh ini di Belanda memang soal isu pemulangan kepala Demang Lehman ke Indonesia ini belum tau dan belum banyak yang mendengar.

"Oleh karena itu melalui saluran radio nanti akan menyiarkan Apa yang diobservasi atau diinvetigasi selama di Kalsel ini guna menelusuri jejak sejarah Demang Lehman," kata Mathijs Groot.

Menurut mereka sejauh ini yang mengetahui baru dari pihak museum leiden saja, belum ke pemerintah di Belanda. Tapi nanti bisa jadi orang banyak tau dengan sajian siaran radio yang disiarkan sehingga Pemerintah Belanda pun menaruh simpatik.

Baca: Seribu Surat Untuk Presiden Sudah Diantar, M Yani : Kami Mengamankan Sumber Daya Air

Dia mengaku ikut mendalami tentang sejarah Demang Lehman ini setelah ada peneliti atau pemerhati sejarah asal Belanda yang tinggal di Indonesia Donald Tick yang merupakan pemerhati Budaya Nusantara.

"Dia (Donald Tick) meminta bantuan kami untuk menelusuri sejarah ini dan guna meyakinkan pihak pemerintah melalui media radio," kata dia.

Kedatangan dua wartawan Belanda ke Kalimantan Selatan disambut antusias oleh Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor.

Investigasi sejarah mencari kerangka Pahlawan Demang Lehman di Kalsel yang dilakukan dua wartawan Belanda ini dapat membuka celah komunikasi antar Pemerintah Provinsi Kalsel dengan Pemerintah Belanda.

Maksud kedatangan kedua wartawan Katholieke Radio Omroed-Nederlandse Christelijke Radio Verniging (KRO-NCRV) ini dalam rangka pembuatan serial Podcast Het Verloren Hoofd (Kepala yang hilang) yang akan diolah serangkaian audio online yang digarap untuk enam episode sebagai upaya investigasi sejarah mencari kerangka Demang Lehman di Kalsel.

Baca: Kabupaten Kota Diminta Sediakan Makanan Khas Daerah 500 -1000 Porsi di Hari Jadi Kalsel ke-69

Halaman
12
Penulis: Nurholis Huda
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved