Berita Kalteng

Dukung Pengungkapan Perkara, 22 Personil Polda Kalteng Dibekali Aplikasi Face Searching

Kepolisian Polda Kalteng diberikan pelatihan Aplikasi face searching inafis fortable system.

Dukung Pengungkapan Perkara,  22  Personil Polda Kalteng Dibekali Aplikasi Face Searching
Dari Polda Kalteng untu BPost
teks Sebanyak 22 orang anggota Polda Kalteng diberikan pelatihan Aplikasi Face Searching Inafis Fortable System sebagai upaya upaya pengungkapan perkara yang dikenal dengan scientific crime investigation, mengidentifikasi korban kecelakaan serta korban bencana alam. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Kepolisian Polda Kalteng diberikan pelatihan Aplikasi face searching inafis fortable system.

Pelatihan ini sebagai upaya Polda Kalteng untuk pengungkapan perkara yang dikenal dengan scientific crime investigation, mengidentifikasi korban kecelakaan serta korban bencana alam.

Kegiatan pelatihan aplikasi face searching inafis portable system diberikan kepada personil Polda Kalteng merupakan tindak lanjut program yang sedang dilaksanakan Bareskrim Polri yang memiliki tujuan meningkatkan SDM dalam fungsi identifikasi.

Wakapolda Brigjen Pol Rikhwanto, membuka acara pelatihan aplikasi face searching, di Luwansa Hotel jalan George Obos Palangkaraya, untuk jajarannya.

Baca: Lanal Kotabaru dan Basarnas Kotabaru Sidak Kapal Nelayan, Lakukan Pengecekan Safety Equipment

Baca: Dorong Pertumbuhan UMKM, Bank Swasta di Banjarbaru Ini Siapkan Dana Kredit hingga Rp 26 M

Baca: Geger Temuan Orok di Sungai Miai Banjarmasin, Warga Mengira Boneka Mengapung

Baca: Penziarah Mandi dan Bawa Air Sumur Tua di Komplek Makam Sultan Suriansyah, Ada yang Penuhi Nazar

Dalam pelatihan aplikasi face searching inafis portable system tersebut dia mengatkan, pelatihan tersebut, merupakan tindak lanjut dari program yang sedang dilaksanakan Bareskrim Polri yang memiliki tujuan meningkatkan SDM dalam fungsi identifikasi.

"Ini untuk mendukung upaya pengungkapan perkara yang dikenal dengan scientific crime invetigation, mengidentifikasi korban kecelakaan serta korban bencana alam. Dalam pelatihan ini, akan dikembangkan lagi dalam mengidentifikasi pelaku atau korban kejahatan melalui foto dan raut wajah," ujarnya, Kamis (1/8/2019).

Baca: Hempaskan Olympique Lyon, Liverpool Tutup Pramusim 2019 dengan Kemenangan di Swiss

Baca: Hari Ini Syahrini Ulang Tahun ke-37, Tahun Lalu Ada Luna Maya di Ulang Tahun Istri Reino Barack

Baca: Gol A Gong Beri Semangat Santri HQBS untuk Menulis, Saya Sempat Down Waktu Tangan Diamputasi

Sementara itu, Kapusinafis Bareskrim Polri Brigjen Pol Hudi Suryanto, menyampaikan kegiatan pelatihan tersebut, merupakan pembelajaran tambahan aplikasi baru dalam rangka mendukung penegakan hukum secara scientific crime investigation.

"Diharapkan, melalui kegiatan pelatihan aplikasi yang diikuti oleh 22 peserta yang hadir akan dapat memperagakan hasil-hasil yang diberikan, sehingga memudahkan dalam melakukan pengungkapan kasus tertentu, karena sudah diberikan pelatihan aplikasi tersebut," tutupnya.

(banjarmasinpost.co.id / faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved