Kriminalitas Banjarbaru

NEWSVIDEO : Kasus Bayi Di Landasan Ulin Terungkap, Polisi Tetapkan Tiga ABG Sebagai Tersangka

Kasus bayi laki-laki dalam kondisi sudah tidak bernyawa di Jalan Peramuan Rt 11 Rw 003 Rw Kelurahan Landasan Ulin Tengah Kecamatan Liang Anggang.

BANJARMASIN POST.CO.ID, BANJARBARU - Kasus bayi laki-laki dalam kondisi sudah tidak bernyawa di Jalan Peramuan Rt 11 Rw 003 Rw Kelurahan Landasan Ulin Tengah Kecamatan Liang Anggang Kota Banjarbaru akhirnya terkuak.

Satreskrim Polres Banjarbaru dan Polsek Banjarbaru Barat akhirnya berhasil mengungkap sosok pembuang bayi tidak berdosa yang terjadi di jalan Peramuan, Awang Baruh RT 11 RW 003 Kelurahan Landasan Ulin Tengah, Kecamatan Liang Anggang, Kota Banjarbaru.

Wakapolres Banjarbaru, Kompol Andik Eko Siswanto mengatakan pelaku berjumlah tiga orang yang masih dibawah umur.

Dua pelaku sebut saja bunga dan kumpang merupakan pasangan Sijoli namun belum menikah. Satu lagi, temannya Kumbang yang ikut membantu mengubur bayi.

"Kita sudah lakukan pemeriksaan terhadap tiga orang tersangka masih yang dibawah umur. Bayi itu hasil dari hubungan gelap mereka dan keduanya menggugurkan kandungannya secara sengaja atau Aborsi," katanya Kompol Andik, Kamis, (1/8/2019).

Baca: Tim Teratai Sisir Kawasan Banjarbaru, Mencari Orang Dengan Gangguan Jiwa

Baca: Kapolres Tanahbumbu Akan Tindak Tegas Penambangan Tanpa Izin Batu Bara : Kalau Ada Tak Sikat

Setelah bayi yang tidak berdosa itu sengaja digugurkan, lalu mereka menguburkan ke kawasan landasan Ulin.

Kumbang dan temannya membawa jasad bayi yang sudah tidak bernyawa lagi itu dengan dua sepeda motor. Mereka juga membawa cangkul sebagai alat untuk mengubur jasad bayi.

"Karena ketakutan hamil diluar nikah, bunga dan kumbang melakukan aborsi," lanjutnya.

Dari hasil pemeriksaan pihak Kepolisian, ungkap Wakapolres Banjarbaru, diketahui kedua tersangka Bunga dan Kumbang masih bersekolah dijenjang SMA dan bertempat tinggal di Banjarbaru.

"Mereka sudah berhubungan sebanyak 4 kali. Karena hamil, mereka takut dan melakukan aborsi dengan meminum obat-obatan. Bayi laki-laki tersebut meninggal dunia di usia tujuh bulan saat keluar dari perut," lanjutnya.

Baca: 6 Bulan Polda Kalsel Amankan 1100 Pelaku Nakroba, Bambang Heri Minta Pencegahan Narkoba Ditingkatkan

Baca: Eksistensi Maia Estianty Saat Mulan Jameela Rambah Panggung Dangdut, Lihat Aksi Istri Ahmad Dhani

Para tersangka yang masih dibawah umur ini, bakal dijerat 77 huruf A tentang perlindungan anak dengan ancaman 10 tahun penjara.

"Ketiganya masih dalam proses pemeriksan oleh satreskrim Polsek Banjarbaru Barat," tambahnya.

Sebelumnya, Kapolsek Banjarbaru Barat Kompol Syaiful Bob sebelumnya mengatakan bahwa anggota piket Polsek Banjarbaru Barat mendapat informasi dari masyarakat bahwa ditemukannya seorang bayi berjenis kelamin laki- laki yang sudah dalam keadaan meninggal dunia, Sabtu, (27/7) sekitar pukul 16. 30 wita.

Lokasinya berada bertempat di Jalan Peramuan/ awang Baruh Rt 11 Rw 003 Rw Kelurahan Landasan Ulin Tengah Kecamatan Liang Anggang Kota Banjarbaru.(banjarmasinpost.co.id/Aprianto)

Penulis: Aprianto
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved