Berita Kalteng

Soal Pemindahan Ibu Kota, Gubernur Isran Noor Minta Media Tidak Adu Domba Kalteng dan Kaltim

Gubernur Kalimantan Timur, Isran Noor, meminta agar media jangan mengadu domba antara Kaltim dan Kalteng soal pemindahan ibu kota

Soal Pemindahan Ibu Kota, Gubernur Isran Noor Minta Media Tidak Adu Domba Kalteng dan Kaltim
Banjarmasinpost.co.id/faturahman
Gubernur Kaltim, Isran Noor, saa acara Focus Group Discussion Prospek Pengembangan dan Peningkatan Pemanfaatan Gas Bumi di Kalimantan melalui Pembangunan Pipa ruas Transmisi Trans Kalimantan di Ruang Kahayan I - Swissbel Hotel Danum Palangkaraya, Kalteng, Kamis (1/8/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Gubernur Kalimantan Timur, Isran Noor, meminta agar media jangan mengadu domba antara Kaltim dan Kalteng yang menjadi calon lokasi Ibu Kota Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang akan dipilih oleh Presiden RI, Joko Widodo, sebagai pengganti ,Jakarta.

Saat menghadiri, acara Focus Group Discussion Prospek Pengembangan dan Peningkatan Pemanfaatan Gas Bumi di Kalimantan melalui Pembangunan Pipa ruas Transmisi Trans Kalimantan di Ruang Kahayan I - Swissbel Hotel Danum Palangkaraya, Kamis (1/8/2019) dia menepis statmen yang memojokkan Kalteng yang dilansir media.

"Ga benar itu, saya tidak pernah ngomong yang memojokkan siapapun. Atau mengatakan, bahwa Kaltim itu lebih bagus, atau sebaliknya, ga ada itu, cari aja datanya, kalo ada yang melansir itu berarti hoax atau wartawan salah tulis," ujarnya saat ditanya wartawan soal pernyataanya yang kontraproduktif tersebut.

Lebih jauh dia mengatakan, hanya menyerahkan keputusan soal pemindahan Ibu Kota Negara itu kepada Presiden dan yang akan dipilih nantinya adalah Kalimantan.

Baca: Harga Tiket Pesawat Turun, Sektor Transportasi Deflasi 0,06 Persen, BPS : Wisman Naik 9,94 Persen

Baca: Kemarau Panjang, Dirut PDAM Tapin Jamin Krisis Air Bersih Tak Terjadi

Baca: Setelah Rumah Wartawan Dibakar, Kini Kantor PWI Aceh Terbakar, Polisi Temukan Bekas Minyak Tanah

Baca: Demi Anak Rey Utami Ajukan Penangguhan Penahanan, Pengacara Fairuz, Hotman Paris Balas Begini

"Felling saya yang akan dipilih oleh Presiden adalah Kalimantan, tapi tolong ya jangan ada adu domba dalam hal ini," ujarnya.

Lebih jauh dia mengutarakan, pihaknya telah menyiapkan sebanyak 200 ribu hektare lahan yang tidak ada dalam penguasaan masyarakat, sehingga lahan tersebut memang layak untuk dijadikan sebagai lokasi Ibu Kota Negara nantinya.

"200 ribu hektare lahan yang disiapkan tersebut berada di Kutai Kartanegara dan PPU atau Panajam Paser Utara (PPU) di Kaltim. Dua daerah itulah yang sudah kami cadangkan untuk dijadikan sebagai lokasi Ibu Kota Pemerntahan nantinya," ujarnya. (banjarmasinpost.co.id /faturahman)

 

Penulis: Fathurahman
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved