Ekonomi dan Bisnis

The Fed Pangkas Suku Bunga 2,25 Persen, Bagi Amerika Ini Pertama Kali Sejak Krisis 2008

Bank sentral Amerika Serikat Federal Reserve akhirnya memangkas suku bunga acuan untuk pertama kalinya setelah lebih dari satu dekade sebesar 25 bps

The Fed Pangkas Suku Bunga 2,25 Persen, Bagi Amerika Ini Pertama Kali Sejak Krisis 2008
cnn money/kompas.com
Gedung Federal Reserve 

BANJARMASINPOST.CO.ID, WASHINGTON - Bank sentral Amerika Serikat Federal Reserve akhirnya memangkas suku bunga acuan untuk pertama kalinya setelah lebih dari satu dekade sebesar 25 bps menjadi di kisaran 2 persen hingga 2,25 persen.

Seperti dikutip dari The New York Times, keputusan The Fed tersebut untuk menjaga perekonomian Amerika Serikat yang terus melakukan ekspansi dalam jangka waktu yang lama serta menjaga perekonomian dari risiko global.

Penurunan suku bunga yang telah ditunggu-tunggu ini dilakukan untuk pertama kalinya. Terakhir kali, The Fed memangkas suku bunga hingga mendekati nol pada 2008 lalu.

Namun tidak seperti pemangkasan suku bunga kaa itu yang dimaksudkan untuk menyelamatkan ekonomi yang tengah jatuh, langkah The Fed pada Rabu (1/8/2019) dipandang sebagai upaya pencegahan untuk melindungi Amerika Serikat dari perlambatan pertumbuhan yang terjadi di China dan Eropa serta ketidakpastian perang dagang yang dilakukan oleh Presiden Donald Trump.

Baca: Samsung Galaxy Tab S6 RAM 6 & 8 GB Meluncur Sekarang, Harga Mulai Rp 10 Jutaan

Baca: Geramnya Fairuz A Rafiq Tahu Surat Galih Ginanjar yang Dibacakan Barbie Kumalasari Singgung Promo

Baca: Siap-siap! Inilah 10 Film Hollywood Tayang di Bioskop Indonesia Bulan Ini, The Angry Birds Movie 2

"Prospek ekonomi AS tetap menguntungkan, dan tindakan ini dirancang untuk mendukung prospek itu," ujar Gubernur The Fed Jerome H. Powell, pada konferensi pers setelah keputusan tersebut.

"(Pemangkasan suku bunga) dimaksudkan untuk mengantisipasi risiko penurunan dari pertumbuhan global yang lemah dan ketegangan perdagangan," ujar dia.

Sayangnya, langkah The Fed tersebut tidak mampu memuaskan Presiden Trump yang kecewa lantaran dia menginginkan pemangkasan suku bunga yang lebih besar.

The Fed menegaskan langkah tersebut merupakan penyesuaian kecil untuk mendorong perekonomian di tengah ketidakpastian. Powell pun mengatakan, pihaknya membuka kesempatan untuk pemotongan suku bunga tambahan. Meski, dalam kesempatan kali ini, dia tidak memangkas suku bunga besar-besaran lantaran bisa berimbas pada resesi.

"Ini bukan awal dari serangkaian panjang pemotongan - saya tidak mengatakan itu hanya satu," kata Powell.

"Apa yang kita lihat adalah sikap yang lebih tepat dari waktu ke waktu, dan itulah bagaimana kita melihatnya," ujar dia.

Hai Guys! Berita ini ada juga di KOMPAS.com

Editor: Didik Trio
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved