Berita Tanahlaut

Diduga Ilegal, Tambang di Tanahlaut ini Dipasang Police Line

Temuan tambang illegal, atau “Peti” di kawasan Desa Jilatan, Batuampar, Tanahlaut oleh ESDM dan KPK telah ditindaklanjuti Polres Tanahlaut.

Diduga Ilegal, Tambang di Tanahlaut ini Dipasang Police Line
Dari Yanto untuk Bpost
Police line terpasang pada tumpukan batubara yang diduga hasil tambang ilegal 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Adanya dugaan temuan tambang illegal, atau “Peti” di kawasan Desa Jilatan, Batuampar, Tanahlaut oleh Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Kalsel dan KPK saat ke lokasi, tampak ditindaklanjut oleh Polres Tanahlaut.

Kapolres Tanahlaut, AKBP Sentot Adi Dharmawan, berdasarkan temuan itu, pihaknya langsung melakukan penanganan.

“Sudah kami tangani. Tumpukan batu kami beri police line dan alat berat sudah kami temukan 10 km dari lokasi,” jelas AKBP Sentot Adi Dharmawan saat dihubungi Bpost Online melalui sambungan aplikasi Whatsapp, Jumat (2/8/2019).

Alat berat yang dimaksud yakni alat yang digunakan untuk melakukan pengerukan. Satu unit alat berat itu diamankan oleh Polres Tanahlaut.

Baca: Ini Dia Sekda Baru Pemkab Banjar yang Dipilih Guru Khalil, Bukan Nyoman atau Basith

Baca: Pencarian Penumpang KM Pieces Terus Dilakukan, Dermaga PPI Jadi Tempat Evakuasi Korban

Baca: Hasil Akhir Timnas U-15 Indonesia vs Filipina di Piala AFF U-15 2019 : Skor Akhir 4-0, Pesta Gol

Baca: Firasat Gempita Jelang Perceraian Gisella Anastasia & Gading Marten Diungkap pada Ussy Sulistiawaty

Jelasnya lagi, saat ini Polres Tanahlaut juga sedang melakukan pemeriksaan terhadap para saksi, yakni dari ESDM Provinsi. Begitu juga keterangan dari saksi lain.

Karena diduga adanya pihak yang berperan sebagai penyuruh dalam aktivitas tersebut, Polres Tanahlaut pun ujarnya gencar melakukan pencarian.

“Untuk operator dan pihak yang menyuruh (memberi perintah pada aktivitas peti) dalam pencarian,” sebutnya.

Sebagaimana diketahui, pada Rabu (31/7/2019) kemaren, Dinas ESDM Provinsi Kalsel dan KPK mendatangi beberapa lokasi yang diduga adanya aktivitas tambang illegal. Satu di antaranya yakni Desa Jilatan, Kecamatan Batuampar, Kabupaten Tanahlaut.

Diketahui, ada beberapa lokasi peti yang ditemukan pada tempat yang berbeda. Namun masih wilayah yang sama. Pihak ESDM Provinsi Kalsel dan KPK beserta Ombudsman RI di Banjarmasin melihat tempat penambangan itu.

Baca: Tak Ada Hujan dan Angin, Kanopi Teras Arthomoro Seluller Tiba-tiba Ambruk

Baca: Satu Unit Mobil Minibus Diamankan di Mapolsek Tapin Utara, Gara-gara ini

Baca: Keanehan Jenazah Agung Hercules yang Meninggal Karena Kanker Otak Saat Diangkat Diungkap Isa Bajaj

Dari keterangan Penasehat KPK, Budi Santoso mengenai temuan tersebut, pihaknya akan mendata jumlah temuan. Kemudian langsung merekomendasikan ke aparat penegak hukum.

“Kami tidak ada kewenangan menindak. Kami disini lebih kepencegahan dan kami hanya bisa melakukan pengawasan serta mendata.Nanti ini akan langsung kami rekomendasikan ke aparat penegak hukum,” ucap Budi saat dilokasi, kemarin. (banjarmasinpost.co.id/isti rohayanti)

 

Penulis: Isti Rohayanti
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved