Otomotif

Siap-siap! Mobil Disuntik Mati Bakal Serbu Pasar, Mungkinkah Dijual Murah atau?

Banyak hal yang bisa mempengaruhi harga jual suatu kendaraan. Selain tren dan hadirnya produk baru, kendaraan yang sudah disuntik mati

Siap-siap! Mobil Disuntik Mati Bakal Serbu Pasar, Mungkinkah Dijual Murah atau?
Febri Ardani/KompasOtomotif
Ratusan unit mobil Ford berkumpul untuk pertama kalinya setelah Ford Motor Indonesia menyatakan resmi akan berhenti beroperasi pada bulan lalu 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Banyak hal yang bisa mempengaruhi harga jual suatu kendaraan. Selain tren dan hadirnya produk baru, kendaraan yang sudah disuntik mati alias tidak dijual atau diproduksi lagi juga sedikit banyak memberikan dampak.

Pada kendaraan roda empat, dampak yang diberikan oleh kondisi tersebut ternyata tidak terlalu besar. Asalkan, agen pemegang merek (APM)-nya tidak gulung tikar.

"Sebab biasanya APM memberikan program khusus guna menjamin kendaraan tersebut. Ketika APM-nya juga sudah tidak meneruskan lagi di Indonesia, itu dapat membuat harga jual mobil langsung merosot," kata Halomoan Fischer, Presiden Direktur mobil88 saat dihubungi Kompas.com, Jakarta, Kamis (1/8/2019).

Terkait depresiasi harga jual mobilnya, Fischer tidak dapat memastikan secara pasti. Karena harga mobil bekas ( mobkas) dipengaruhi oleh respon pasar.

Baca: Sempat Geram pada Ayu Ting Ting, Sikap Pedangdut Jenita Janet pada Teman Ivan Gunawan Kini

Baca: Ayo Kenali Kanker Otak Glioblastoma! Sebelum Menjadi Fatal Seperti yang Dialami Agung Hercules

Baca: Soal Kasus Jual-Beli Data Kependudukan, Polri Sebut Pelaku Dapat Data Melalui Media Sosial

"Tergantung supply dan demand. Bisa jadi ketika sudah discontinue, harganya malah naik karena stok mobil sangat terbatas dan hanya pemilik serta pasar yang menentukan harganya (tidak ada patokan harga dari APM)," katanya.

Pada kesempatan berbeda, Henny, salah satu penjual mobkas di kawasan Bekasi, BJS Autos, mengungkapkan penyebab harga mobil yang sudah disuntik mati bisa naik.

"Macam-macam, tapi kebanyakan karena tren dan desain yang tak biasa. Contohnya, menjelang akhir 2018 kemarin Honda Freed harganya naik lagi. Tapi memang jika APM-nya sudah tidak ada lagi di Indonesia, jaringan diler tak ada, harga otomatis akan sangat turun. Contohnya adalah mobil-mobil Ford," ujar dia.

Hai Guys! Berita ini ada juga di KOMPAS.com

Editor: Didik Trio
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved