Jemaah Travellindo Gagal Berangkat

Travellindo Mengaku Tidak Bisa Memenuhi Sejumlah Kewajiban, Visa Tak Terbit, Bagaimana Nasib Jemaah?

Direktur Utama Travellindo, Agus, mengaku visa jemaah tak terbit karena ada sejumlah kewajiban yang tak dipenuhi pihaknya seperti pembayaran hotel

Travellindo Mengaku Tidak Bisa Memenuhi Sejumlah Kewajiban, Visa Tak Terbit, Bagaimana Nasib Jemaah?
BPost Cetak
BPost edisi cetak Jumat (2/8/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Direktur Utama Travellindo, Agus, mengaku visa jemaah tak terbit karena ada sejumlah kewajiban yang tak dipenuhi pihaknya seperti pembayaran hotel dan katering.

Saat ditanya bagaimana nasib jemaah haji plus tersebut dan apakah bisa diberangkat atau tidak, Agus terdiam dan tak bisa memastikan.

Kejadian ini didengar oleh Kementerian Agama (Kemenag) serta Polda Kalsel.

Petugas dari dua instansi ini juga mendatangi kantor Travellindo, kemarin pagi.

Petugas mewawancarai sejumlah pengguna jasa dan pihak Travellindo.

Baca: Sudah Melunasi Pembayaran Biaya Haji Plus Ratusan Juta, Puluhan Jemaah Dapat Kenyataan Pahit ini

Baca: Bandingkan Kado Mewah Luna Maya untuk Syahrini dan Sebaliknya Sebelum Reino Barack Berpindah Hati

Baca: Usaha Pablo Benua dan Barbie Kumalasari Bujuk Hotman Paris, Lihat Balasan Pengacara Fairuz

Baca: Dianggap Penguasa di Rumah Raffi Ahmad dan Nagita Slavina, Lihat Reaksi Nissya dan Syahnaz

Kasubdit I Industri, Perdagangan dan Asuransi (Indagsi) Direktorat Reserse dan Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kalsel, AKBP Suyitno Ardhi, sempat terlihat memintai keterangan Agus.

Suyitno mengatakan pihaknya sudah mendatangi kantor Travellindo pada Rabu (31/7) malam.

Mereka masih meminta keterangan jemaah dan pihak Travellindo.

Berdasarkan penyelidikan sementara, Suyitno mengatakan Travelindo gagal memenuhi kewajibannya lantaran mengalami defisit.

"Dia (Travelindo, red) mengalami defisit. Makanya 2 calon haji yang telah masuk nomor porsi di Kemenag itu batal berangkat," ungkapnya.

Disinggung tindakan terhadap pemilik Travelindo, Supriadi, Suyitno mengaku belum melakukan pemeriksaan terhadapnya.

Petugas baru memeriksa penanggung jawab yakni Dirut Travelindo Agus.

Selain itu, pihak polda lebih mengedepankan dialog antara jemaah, pihak Travellindo dan Kemenag.

"Apalagi Kemenag dan Amphuri (Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia) bersedia memfasilitasi mereka. Jadi itu yang kami utamakan dulu saat ini, di samping proses penyelidikan," katanya.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved