Berita HSS

Mirip Ria Ricis, Inilah Youtuber Cantik Asal Kandangan, Idang Raih 850.000 Subscriber Game Freefire

Di era teknologi dan informasi yang sudah berkembang pesat ini, menekuni karir sebagai pembuat konten di YouTube tidak bisa dianggap sebelah mata

Mirip Ria Ricis, Inilah Youtuber Cantik Asal Kandangan, Idang Raih 850.000 Subscriber Game Freefire
Nia Kurniat Sandra untuk Banjarmasinpost.co.id
Youtuber Gaming asal Kandangan, Idang Nia sedang membuat konten di ruangannya. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Di era teknologi dan informasi yang sudah berkembang pesat ini, menekuni karir sebagai pembuat konten di YouTube tidak bisa dianggap sebelah mata. Contohnya Ria Ricis yang sukses berat dan raih pundi-pundi uang miliaran rupiah.

Soalnya, apabila konten yang dibikin berhasil memikat banyak penonton, bukan tidak mungkin profesi tersebut dijadikan sebagai mata pencaharian utama, seperti yang telah dilakukan oleh youtuber (pembuat konten di youtube), Nia Kurniat Sandra (26) asal Kandangan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kalsel.

Mengawali karir di youtube sebagai pembuat konten game perang, Free Fire, sejak Januari 2018 silam, kini pemilik akun youtube Idang Nia tersebut sudah memiliki lebih dari 850.000 subscriber.

Perempuan cantik yang biasa disapa Idang Nia ini pada awalnya membuat konten di youtube karena hobinya bermain game dan untuk mencari teman.

"Karena dulu game free fire saat pertama rilis gak ada orang yang main, jadi Idang memulai dan mau cari temen main bareng," ujarnya kepada BPost, Kamis (1/7/2019).

Baca: Sempat Ucapkan Pamit, Ria Ricis Bicara soal Penghasilan Rp 2 Miliar dari YouTube

Baca: Pengakuan Terbaru Barbie Kumalasari Soal Surat Galih Ginanjar untuk Fairuz A Rafiq, Bohong Lagi?

Baca: Rekap Hasil Thailand Open 2019 - Semua Kalah, Tim Indonesia Pulang dengan Tangan Hampa

Kehadiran Idang Nia menjadi salah satu daya tarik kontennya, hal itu disebabkan sebagian besar pemain game tersebut adalah pria dan masih jarang perempuan memainkan game perang tersebut.

Kesuksesannya tidak langsung datang begitu saja, ia baru merasakan peningkatan subscriber yang signifikan sesudah mengunggah lebih dari 10 video, hampir seluruh proses pengambilan gambar dan pengeditan pun ia lakukan sendiri.

Salah satu videonya akhirnya 'hits' di Youtube dan meraih hampir 200 ribu penayangan, sehingga membuat akunnya memenuhi syarat untuk mendapat pemasukan iklan dari Youtube.

Sesudah lebih dari setengah tahun menjadi pembuat konten, ia pun diharuskan menghadapi pilihan yang sulit di hidupnya. Perempuan cantik lulusan STKIP PGRI Banjarmasin tahun 2015 ini memilih berhenti dari pekerjaannya sebagai guru untuk fokus sebagai pembuat konten di Youtube.

Walaupun orangtua sempat meragukan keputusannya, ia berhasil menunjukkan bahwa pilihannya tidaklah salah. Konten Gamingnya semakin banyak ditonton dan jumlah subscribernya kian bertambah hingga berhasil mendapatkan Silver Button, penghargaan untuk akun yang mencapai 100 ribu subscriber.

Halaman
12
Penulis: Amirul Yusuf
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved