KM Pieces Tenggelam

Musibah KM Pieces Tenggelam Pertama Kali Diketahui Kapal ini yang Kebetulan Melintas di Lokasi

Menurut Kepala Pelaksana Harian Basarnas Banjarmasin Endrow, KM Pisces pertama kali diketahui tenggelam oleh KM Bintang Delima Mas

Musibah KM Pieces Tenggelam Pertama Kali Diketahui Kapal ini yang Kebetulan Melintas di Lokasi
BPost Cetak
BPost edisi cetak Sabtu (3/8/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Menurut Kepala Pelaksana Harian Basarnas Banjarmasin Endrow, KM Pisces pertama kali diketahui tenggelam oleh KM Bintang Delima Mas yang kebetulan melintas di lokasi.

"Penyebab tenggelamnya KM Pisces karena terbakar. Keterangan ini kami terima dari kru KM Bintang Mas Delima yang menemukan korban,” terang Endrow.

Oleh KM Bintang Mas Delima, korban selanjutnya dipindahkan ke KM Rezeki Utama untuk dibawa ke Kotabaru.

Selanjutnya korban diterbangkan ke Semarang, Jateng, untuk dipulangkan ke Pekalongan.

“Seluruh penumpang berasal dari Pekalongan. Mereka terdiri atas satu nakhoda, 31 awak serta lima siswa perikanan yang praktik lapangan,” kata Endrow.

Baca: Viral Ulang Tahun Crazy Rich Surabaya, Ada Luna Maya Jadi Host, Alan Walker & Jonas Brothers Hadir

Baca: Dinilai Terlambat, Surat Permohonan Maaf Galih, Pablo dan Rey Ditolak Fairuz, Tolak Tahanan Kota!

Baca: Terungkap Alasan Wali Kota Risma Mau Ikut Bantu Atasi Sampah di Jakarta, Bukan Sok Jagoan!

Pencarian pun dilakukan Basarnas Banjarmasin.

Jumat sekitar pukul 08.30 Wita, KN Chundamani P116 yang diawaki 31 orang serta empat anggota rescuer Kansar Banjarmasin tertolak dari dermaga Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Mantuil.

Selanjutnya KN SAR Laksmana 241 diberangkatkan dari dermaga Basirih Banjarmasin.

Pencarian juga dibantu KM Berkat Makmur.

Setelah dilakukan koordinasi dengan Lanal Banjarmasin, TNI AL mengerahkan dua kapalnya yakni KRI Hasan Basry 382 dan KRI Nuku 373 yang kebetulan berada di sekitar Selat Makassar.

Dari hasil koordinasi, Imam mengatakan pimpinan Basarnas memutuskan Banjarmasin sebagai pos koordinasi (posko).

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved