Berita Banjarmasin

Petugas Gabungan Amankan Pemilik Alat Berat Yang Saat Menambang 'Kepergok' KPK di Eks JBG Tanahlaut

Jajaran Polres Tanah Laut dan Direktorat Reserse dan Kriminal Polda Kalimantan Selatan akhirnya menangkap pemilik alat berat di Tanahlaut.

Petugas Gabungan Amankan Pemilik Alat Berat Yang Saat Menambang 'Kepergok' KPK di Eks JBG Tanahlaut
HO/Polres Tanahlaut
Polisi menemukan alat berat milik penambang ilegal disembunyikan di perkebunan karet di Tanahlaut. 

BANJARMASINPOST,CO.ID,TANAH LAUT - Jajaran Polres Tanah Laut dan Direktorat Reserse dan Kriminal Polda Kalimantan Selatan akhirnya menangkap pemilik alat berat yang saat beroperasi 'kepergok' oleh tim KPK dan Dinas ESDM Kalsel beberapa hari lalu.

Kapolres Tanah Laut AKBP Adi Dharmawan, Sabtu (3/8/2019 ) malam menuturkan hal itu.
" Untuk tersangka pemilik alat berat sudah diamankan tim Polres Tala dan tim Ditreskrimsus," ucap Sentot.

Yang bersangkutan adalah M Arjan warga Jilatan Kecamatan Batu Ampar, Kabupaten Tala dan diamankan saat berada di Banjarmasin.,Sabtu (3/8/2019).

Ditambahkan Sentot, Saat ini yang bersangkutan rencananya akan dibawa ke Polres Tala setelah dari diperiksa di Ditreskrimsus Polda.
Dari pemeriksaan sementara yang bersangkutan membeli alat tersebut baru untuk menambang.

Baca: Pemilik Alat Berat yang Terpergok Inspeksi KPK di Lokasi Eks Tambang PT JBG Tanahlaut Ditangkap

Sebelumnya, alat berat yang ditemukan petugas KPK dan Dinas ESDM Provinsi Kalsel sedang melakukan aktivitas penambangan batubara diduga ilegal di kawasan desa Batu Ampar Kecamatan Jorong Tanah Laut sempat menghilang.

Wktu itu Kapolres Tala AKBP Sentot Adi Dharmawan yang ditemui sat acara dengar pendapat Komisi 3 DPR RI di Polda Kalsel, Kamis (1/8) siang mengungkapkan hal itu.

Menurut Sentot, pihaknya telah mendatangi TKP tersebut dan melakukan police line terhadap lokasi. Meski begitu alat berat yang awalnya ada terlihat menghilang,
Namun setelah dilakukan pencarian oleh petugas alat berat itu ditemukan di kebun karet.

"Alat berat telah kita temukan dimana disembunyikan di kebun karet warga , jaraknya sekirar 10 kilometer dari lokasi," ucap Sentot.

Seketar diketahui aktivitas Pertambangan Ilegal di kawasan desa Batu Ampar Kecamatan Jorong Tanah Laut. Aktivitas Pertambangan Ilegal milik Perorangan tersebut, didapati oleh KPK dan Dinas ESDM saat sedang beroperasi mengeruk bekas (eks) penciutan lokasi areal pertambangan milik PKP2B Jorong Barutama Grestone (JBG).(Banjarmasinpost.co.id/irfani)

Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved