BPost Cetak

Collustrum Sapi Saja Bagus, Apalagi ASI

World Breastfeeding Week atau Pekan Air Susu Ibu (ASI) Sedunia diperingati setiap 1–7 Agustus.

Collustrum Sapi Saja Bagus, Apalagi ASI
istimewa
dr Rudiansyah Ketua IDI Kalsel 

BANJARMASINPOST.CO.ID - World Breastfeeding Week atau Pekan Air Susu Ibu (ASI) Sedunia diperingati setiap 1–7 Agustus.

Peringatan yang berlangsung sejak 2016 ini merupakan cara Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO) dan Dana Anak-anak Perserikatan Bangsa Bangsa (United Nations Children’s Fund/Unicef ) mengampanyekan pentingnya ASI bagi bayi. Para ibu pun didorong untuk menyusui.

Apa manfaat ASI? Berikut wawancara eksklusif dengan Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kalsel Dr HM Rudiansyah MKes SpPD KGH Finasim.

Bisa dijelaskan bagaimana pentingnya ASI bagi bayi atau balita Pak Dokter?

Pemberian ASI eksklusif sangat penting. Selain bermanfaat untuk kesehatan bayi, juga bagi umat Islam diperintahkan dalam Alquran untuk menyusui anak hingga usia 2,5 tahun. Dalam ASI terdapat berbagai gizi yang sangat lengkap. Bahkan zat daya tahan tubuh seperti Imunoglobulin terkandung di dalamnya.

Baca: Satu Awak KM Pieces Ditemukan, Endro Minum Air Seni Dua Hari Sekali

Baca: Ombak Capai Lima Meter, Pencarian Korban Kapal Nelayan KM Pieces Dihentikan Sementara

Baca: Pemilik Alat Berat Temuan KPK di Tanahlaut Ditangkap

Baca: Kerajinan Dayak Keluarga Emeksie Sampai ke Jepang, Elegan Berkat Padukan Bahan Rotan dengan Kulit

Memberikan ASI, apakah langsung setelah anak lahir?

ASI harus diberikan secepat mungkin setelah lahir. Khususnya ASI yang keluar pertama kali, itu mengandung Collustrum yang berisi zat-zat pertahanan tubuh yang paling baik untuk bayi. Di dalam Collustrum terdapat Imunoglobulin lengkap termasuk Transfer Factor, suatu molekul yang membantu memodulasi sistem imun atau Imunomodulator. Tapi bila ASI tidak keluar, bayi tetap dikasih PASI (Pengganti ASI) yaitu susu kaleng, daripada tidak diberi susu.

Ada yang masih beranggapan ASI yang keluar pertama yang berwarna kuning itu harus dibuang dulu.

Tidak benar. Justru ini yang sangat penting dan paling baik. Banyak suplemen di pasaran yang menjual Collustrum (ASI yang pertama keluar) tapi di pasaran biasanya dari sapi, kambing dan unta. Nah, pikirkan, Collustrum dari hewan saja bagus, apalagi dari manusia.

Apa perbedaan anak yang mendapatkan ASI dan tidak?

Secara alergi, kesehatan, gizi, kecerdasan, daya tahan, pertumbuhan pastilah berbeda. Jauh lebih baik yang mengonsumsi ASI. Tentunya selama ibunya juga konsumsi makanan yang bergizi cukup.

Apakah benar ASI boleh disimpan dalam freezer. Kalau boleh, mampu bertahan berapa lama?

Agar ASI tetap terjaga, secara rutin dikeluarkan. Bila tidak bisa dengan menyusui maka dapat dengan dipompa. Ini mengurangi penumpukan sehingga mencegah terjadinya peradangan payudara. ASI yang dipompa dapat segera diberikan ke bayi. Tapi juga bisa disimpan dalam freezer atau kulkas. ASI bisa bertahan sekitar 4-6 jam di suhu ruangan dan 24-72 jam di dalam kulkas bukan beku. Tapi dalam freezer bisa lebih lama lagi selama suhunya terjaga dan konstan, ada yang sampai 3 bulan bahkan 1 tahun.

Sebenarnya apa manfaat bagi ibu yang menyusui?  (dea)

Artikel ini lebih lengkap bisa dibaca di Banjarmasinpost Edisi Minggu (4/8/2019)

Penulis: Salmah
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved