Berita Gempa

Data Terbaru Gempa Bumi di Banten, 132 Rumah di 34 Kecamatan Sukabumi Rusak Berat

Sedikitnya 34 dari 47 kecamatan di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, telah melaporkan kerusakan bangunan dampak gempa Banten bermagnitudo 6,9

Data Terbaru Gempa Bumi di Banten, 132 Rumah di 34 Kecamatan Sukabumi Rusak Berat
BPBD SUKABUMI
Salah satu rumah rusak dampak gempa Banten magnitudo 6,9 di Sukabumi, Jawa Barat, Sabtu (3/8/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, SUKABUMI - Sedikitnya 34 dari 47 kecamatan di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, telah melaporkan kerusakan bangunan dampak gempa Banten bermagnitudo 6,9 yang terjadi Jumat (2/8/2019) pukul 19.03 WIB.

Data sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi hingga Minggu (4/8/2019) sore, rumah rusak berjumlah 132 unit meliputi kategori rusak berat (RB) 16 unit, rusak sedang (RS) 40 unit dan rusak ringan (RR) 76 unit.

Sedangkan penghuninya sebanyak 134 kepala keluarga (KK) dengan jumlah jiwa 469 orang.

Untuk bangunan fasilitas umum yang rusak sebanyak 8 unit meliputi 3 rusak sedang (RS) dan 5 rusak ringan (RR).

Bangunan yang rusak itu di antaranya masjid, majelis taklim, madrasah ibtidaiyah (MI) dan sekolah dasar negeri (SDN) serta perpustakaan SD.

Baca: INFO TERKINI Soal Pemadaman Listrik PLN, Black Out yang Terjadi Lagi Setelah 22 Tahun Lalu

Baca: Gagal Duet Barbie Kumalasari, Lucinta Luna Malah Ngaku Beruntung, Ejek Istri Galih Ginanjar Begini

Baca: TOP SCORER, Pemain Persebaya Ini 7 Cetak Gol untuk Timnas Indonesia di Piala AFF U-15

Bangunan rumah, fasilitas pendidikan dan rumah ibadah yang rusak dampak gempa itu tersebar di puluhan kampung yang berada di 67 desa dan 1 kelurahan.

"Sampai Minggu sore ini sudah 34 kecamatan yang melaporkan ada kerusakan bangunan rumah ke BPBD," kata Kepala Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Kabupaten Sukabumi Daeng Sutisna, saat dikonfirmasi Kompas.com,. Minggu sore.

Untuk warga yang mengungsi, dia mengatakan, ada sebanyak 9 KK dengan jumlah jiwa sebanyak 32 orang. Warga yang mengungsi tersebut mayoritas yang rumahnya mengalami rusak berat.

"Saat ini, untuk sementara warga mengungsi di rumah tetangga dan keluarganya," ujar dia.

Daeng menuturkan, hingga saat ini, pihaknya bersama para relawan BPBD yang tersebar di seluruh kecamatan masih terus mengecek ke sejumlah lokasi. Pihaknya pun terus berkoordinasi dengan unsur Muspika hingga aparat desa.

"Perkembangan informasi selanjutnya akan terus dilakukan berkala bila ada laporan tambahan. Karena hingga saat ini belum semua kecamatan melaporkannya, masih ada 13 kecamatan," tutur dia.

Diberitakan sebelumnya, masyarakat Sukabumi, Jawa Barat, berhamburan keluar bangunan setelah merasakan guncangan gempa bermagnitudo 6,9 pada Jumat (2/8/2019) sekitar pukul 19.03 WIB.

Hai Guys! Berita ini ada juga di KOMPAS.com

Editor: Didik Trio
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved