Berita Tabalong

Saat Cuaca Panas, 4 Bangunan di Kabupaten Tabalong Terbakar, Ini Imbauan BPBD

Musibah kebakaran terjadi di Desa Maburai Kecamatan Murung Pudak, Si Jago merah melahap lima bangunan dengan cepat.

Tayang:
Penulis: Reni Kurnia Wati | Editor: Didik Triomarsidi
BPBD Tabalong
Musibah kebakaran terjadi di Desa Maburai Kecamatan Murung Pudak, Si Jago merah melahap lima bangunan dengan cepat. Unit Penanggulangan Bencana Swadaya (UPBS) dari Kecamatan Murung Pudak dan sekitarnya langsung datang untuk melakukan pemadaman, Minggu (04/08/2019). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Musibah kebakaran terjadi di Desa Maburai Kecamatan Murung Pudak, Si Jago merah melahap lima bangunan dengan cepat. Unit Penanggulangan Bencana Swadaya (UPBS) dari Kecamatan Murung Pudak dan sekitarnya langsung datang untuk melakukan pemadaman, Minggu (04/08/2019).

Fahri Anggota BPBD Kabupaten Tabalong mengatakan pihaknya mengatakan jalur untuk menuju lokasi lancar namun karena rumah bedempetan sehingga api mudah sekali menjalar dan membakar banyak bangunan.

Bangunan yang terbakar terbuat dari kayu dan cuaca yang panas membuat kayu menjadi kering dan mudah sekali terbakar.

Empat bangunan yang tarbakar milik Harliansyah dan satu rumah milik Wiyoto. Bangunan berdempetan merupakan kios yang terdiri dari lima pintu.

Baca: BREAKING NEWS - Cemburu Mantan Istri Dinikahi Kawan di Desa, Warga HST Ini Nekat Tusuk Abdul Gafar

Baca: 4 Tahun Mangkrak, Patung Naga di Kutai Kartanegara Jadi Olokan Masyarakat, Begini Tanggapan Sekda

Baca: LINK Indosiar! Live Streaming Barito Putera vs Persib Bandung di Liga 1 2019 Malam Ini

"Saat mengetahui adanya kebakaran warga sekitar langsung membakar bangunan dengan menggunakan peralatan seadanya, hingga unit UPBS datang membawa air di tangki dan segera melakukan pemadaman," ujarnya.

Setelah unit datang api bisa segera dipadamkan dan melakukan pembasahan, anggota kepolisian juga datang untuk membantu melakukan olah TKP usai pemadaman.

Anggota pemadam juga menjaga agar lalu lintas tetap lancar mengingat banyak warga yang datang untuk menyaksikan proses pemadaman.

"Saat ini anggota kepolisian tengah melakukan pendataan dan penyelidikan mengenai penyebab terjadinya kebakaran," ujarnya.

Fahri mengimbau kepada warga untuk lebih berhatibhati dengan mencegah terjadinya kebakaran. Saat musim kemarau seperti ini api bisa membakar bangunan dengan lebih cepat. "Lebih berhati hati agar tidak terjadi kebakaran baik pemukiman atau lahan dan hutan," ujarnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Reni Kurniawati)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved