Berita Tapin

Sekdaprov Kalsel Hadiri Tapin Art Festival, Langsung Dijamu Bupati di Stan Dekranasda Tapin

Bupati Tapin HM Arifin Arpan menjamu orang nomor satu di lingkungan ASN Pemprov Kalsel itu dijamu hidangan ringan di stand Dekranasda Tapin.

Sekdaprov Kalsel Hadiri Tapin Art Festival, Langsung Dijamu Bupati di Stan Dekranasda Tapin
banjarmasinpost.co.id/mukhtar wahid
Bupati Tapin HM Arifin Arpan menjamu Sekdaprov Kalsel sebelum menempati kursi tamu di Tapin Art Festival, Minggu (2/8/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Abdul Haris Makkie hadiri di Kabupaten Tapin.

Bupati Tapin HM Arifin Arpan menjamu orang nomor satu di lingkungan ASN Pemprov Kalsel itu dijamu hidangan ringan di stand Dekranasda Kabupaten Tapin di ajang Tapin Art Festival 2019 di RTH Rantau Baru, Minggu (4/8/2019).

Abdul Haris Makkie mewakili Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, berkenan hadir dalam malam penutupan Tapin Art Festival 2019 membacakan sambutan Gubernur Kalsel.

Hadir juga Noor Aidi, staf Ahli Gubernur Kalsel yang juga tokoh masyarakat di Kabupaten Tapin.

Baca: Mantan Bupati Tabalong Noor Aidi Nikmati Buku di Tapin Art Festival 2019

Baca: MAN 1 Tapin Tampilkan Ratu Zalekha, SMKN Takisung Persembahkan Batu Bajanggut

Sementara itu, cerita rakyat tentang kepahlawanan perempuan Banjar, bernama Ratu Zalekha ditampilan tujuh penari pelajar dari MAN 1 Tapin di ajang lomba Parade Tari Tapin Art Festival, Sabtu (3/8/2019).

Penata busana tari MAN 1 Tapin, Widya Cahyani mengaku cerita kepahlawan Ratu Zalekha dipilihnya karena sosok pejuanganya meliputi wilayah Kalsel, termasuk di wilayah Kabupaten Tapin.

Menurutnya, penampilan anak didiknya itu sebuah karya tari yang menggambarkan perjuangan seorang Ratu asal Muara Lawung bernama asli Gusti Zaleha dan biasa di sapa Ratu Zaleha.

Ratu Zaleha adalah putri dari Sultan Muhammad Seman bin Pangeran Antasari, yang gigih berjuang mengusir Belanda dalam perang Banjar, melanjutkan perjuangan Pangeran Antasari.

Baca: Resepsi Gelap-gelapan, Pasangan Menikah Pakai Lilin Gara-gara Mati Lampu, Videonya Viral

Hidup Ratu Zaleha kebanyakan di dalam hutan. Sebelum ayahnya meninggal dunia, Gusti Zaleha sempat diberi cincin kerajaan dari ayahnya.

Sejak saat itu dia menggantikan ayahnya sebagai Sultan dan Pemimpin Perang Tertinggi kemudian diberi gelar Ratu Zaleha. Selama berperang Ratu Zaleha merasakan banyak sekali serangan. Tembakan, pembakaran dan perkelahian antar musuh dari Belanda untuk mempertahankan daerahnya.

Halaman
12
Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved