KM Pieces Tenggelam

Korban yang Selamat Masih Trauma, Takut Melihat dan Menyentuh Air

Terkait dengan kondisi satu korban Endro (40) warga Pekalongan masih menjalani perawatan di Kantor SAR Banjarmasi sejak Sabtu (3/8) dinihari

Korban yang Selamat Masih Trauma, Takut Melihat dan Menyentuh Air
BPost Cetak
BPost edisi cetak Senin (5/8/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Terkait dengan kondisi satu korban Endro (40) warga Pekalongan masih menjalani perawatan di Kantor SAR Banjarmasi sejak Sabtu (3/8) dinihari, hingga saat ini pihak otoritas belum bisa memberikan wawancara langsung dengan alasan pemulihan kondisi kesehatan korban.

"Masih trauma, dan tidak diperkenankan dulu langusng wawancara. Korban takut melihat dan menyentuh air. Kita perkirakan karena terlalu lama di air, korban masih trauma. Selain itu, kaki korban juga masih keram, mungkin karena terlalu lama terendam air," tandas Kepala Pelaksana Harian Basarnas Banjarmasin Endrow Sasmita.

Dari penuturan korban, lanjut Endrow, setelah KM Pieces mengalami kebakaran hebat dan tak bisa diselamatkan, seluruh awak kapal termasuk nakhoda menceburkan diri ke laut.

Baca: Korban yang Selamat dan 4 Jasad Korban Musibah KM Pieces Tiba di Pekalongan, 30 Orang Masih Hilang

Baca: Ketinggian Gelombang Mencapai 5 Meter, Basarnas Menggeser Titik Pencarian

Baca: Lamorghini Hotman Paris Bakal Dihibahkan Gara-gara Pengacara Rey Utami-Pablo Benua, Farhat: Imajiner

Baca: Keputusan Natasha Wilona Berhenti Jadi Artis Bikin Heboh, Terkait Verrell Bramasta & Kevin Sanjaya?

“Awalnya, saat di perairan mereka membentuk kelompok besar. Namun lama kelamaan, kelompok mereka itu terpencar,” ujar Endrow lagi setelah mendapatkan informasi pengakuan korban yang selamat.
Korban selamat bisa bertahan mengapung di laut karena bertumpu di kotak styrofoam yang biasa dipakai untuk tempat ikan tangkapan.

Diketahui, KM Pieces GT 93 berangkat dari Pekalongan, Jawa Tengah dengan personel sebanyak 37 orang.

Terdiri dari 32 awak dan nahkoda, serta lima siswa magang.

KM Pieces rencananya berlayar ke Selat Makassar untuk mencari ikan.

Namun saat di Perairan Matasiri, Kotabaru, Kapal mengalami musibah terbakar dan tenggelam.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved