Kriminalitas Internasional

Meksiko Sebut Penembakan Massal di Texas Kejahatan Teroris, Ebrard Bakal Layangkan Gugatan

Pemerintah Meksiko resmi menetapkan aksi penembakan massal yang menewaskan 20 orang di El Paso, Texas, sebagai kejahatan teroris.

Meksiko Sebut Penembakan Massal di Texas Kejahatan Teroris, Ebrard Bakal Layangkan Gugatan
AFP / MARIO TAMA
Warga meletakkan karangan bunga sebagai bentuk duka cita terhadap para korban tewas dalam insiden penembakan massal di Walmart El Paso, Texas. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MEXICO CITY - Pemerintah Meksiko resmi menetapkan aksi penembakan massal yang menewaskan 20 orang di El Paso, Texas, sebagai kejahatan teroris.

Kini, Meksiko mencari tindakan hukum untuk memungkinkan mengekstradisi pelaku penembakan. Demikian kata Menteri Luar Negeri Meksiko, Marcelo Ebrard, Minggu (4/8/2019).

Sebanyak tujuh dari 20 korban tewas dalam insiden penembakan massal di Walmart El Paso, Texas, pada Sabtu (3/8/2019), merupakan warga negara Meksiko.

"Jaksa Agung Meksiko sedang mempertimbangkan kemungkinan tindakan hukum untuk mengekstradisi terduga penembak yang menyerah kepada polisi satu blok dari toko El Paso," kata Ebrard kepada wartawan.

Baca: Ini Daftar 10 Transfer Termahal di Dunia Setelah Transfer Harry Maguire ke Manchester United

Baca: Tanda-tanda Kemunculan PlayStation 5 Mulai Terlihat, Beredar Bocoran Harganya

Baca: Klasemen Liga 1 Hari Ini, Klasemen Liga 1 2019 Terbaru, Seusai Bhayangkara FC vs Madura United

"Bagi Meksiko, individu ini adalah seorang teroris," tambahnya.

Terpisah, Presiden Meksiko Andres Manuel Lopez Obrador dengan tegas menuntut agar pihak-pihak yang bertanggung jawab dalam insiden penembakan massal tersebut dapat dihukum.

AMLO, sapaan akrab presiden, turut mengkritik penggunaan senjata secara sembarangan di Amerika Serikat.

"Pihak berwenang juga harus memikul tanggung jawab jika terjadi ekses, seperti penggunaan senjata secara sembarangan," ujar presiden dalam sebuah acara publik di negara bagian Michoacan.

Sementara Ebrard, berencana untuk melakukan perjalanan ke El Paso dan bertemu dengan mereka yang terdampak serangan, serta menyampaikan dukungan penuh dari Pemerintah Meksiko.

Ebrard menambahkan, Kementerian Luar Negeri Meksiko juga berencana mengajukan gugatan terhadap pihak yang bertanggung jawab telah menjual senjata penyerangan kepada tersangka dan menanyakan apakah pihak berwenang "menyadari potensi individu itu".

Halaman
12
Editor: Didik Trio
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved