Rotasi Guru

Mendikbud Muhadjir Effendy Memastikan Rotasi Hanya akan Dilakukan Sesuai Zona Sekolah

Terpisah, Kamaludin yang sejak tahun 2015 mengajar di SDN Pemurus Dalam 5 Banjarmasin mengaku tidak tahu akan rencana kebijakan Kemendikbud tersebut.

Mendikbud Muhadjir Effendy Memastikan Rotasi Hanya akan Dilakukan Sesuai Zona Sekolah
BPost Cetak
BPost edisi cetak Senin (5/8/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Terpisah, Kamaludin yang sejak tahun 2015 mengajar di SDN Pemurus Dalam 5 Banjarmasin mengaku tidak tahu akan rencana kebijakan Kemendikbud tersebut.

"Sebab Guru PNS sekarang ada di sekolah di bawah Provinsi yaitu SMAN/SMKN/ SLB dan ada SDN/SMPN di bawah kabupaten/kota dan itu ada di UU No 14 tahun 2005 tentang guru dan dosen. Apakah kebijakan Kemendikbud itu tidak bertentangan dengan UU tersebut," ucap wakil sekretaris Ikatan Guru Indonesia (IGI) Wilayah Kalsel yang akrab disapa Kamal ini.

Pasalnya, menurut dia karena daerah punya kewenangan masing-masing dalam UU itu.

Baca: Guru ini Tanggapi Datar Rencana Rotasi Kemendikbud: Kebijakan Klasik dengan Label Berbeda

Baca: Kepala SDN Basirih 10 Harapkan Kebijakan Rotasi Guru Bisa Memberikan ini

Baca: Keputusan Natasha Wilona Berhenti Jadi Artis Bikin Heboh, Terkait Verrell Bramasta & Kevin Sanjaya?

Baca: Viral Foto Pria Penuh Tindik di Wajah Berubah Total Demi Wanita yang Dicintainya, Ini Hasilnya

Dikatakannya, sebaiknya pemerintah yaitu Kemendikbud melakukan pemetaan awal, tentang rotasi guru atau yang lebih tepat disebut sistem Zonasi di masing-masing Kabupaten Kota.

Sekretaris MKKS SMP/MTs Banjarbaru, Fitriansyah mengatakan program pemerintah kini sangat baik untuk pemerataan pendidikan, tapi kalau rotasi guru ini berdasarkan zonasi (alamat guru) maka akan banyak kendalanya.

Sementara Mendikbud Muhadjir Effendy memastikan rotasi hanya akan dilakukan sesuai zona sekolah.

"Enggak sampai kota atau provinsi lain. Nanti kita lihat dulu, kecuali terpaksa. Sementara rotasi hanya dalam zona. Maka saya minta guru tidak usah khawatir kalau jauh," kata Muhadjir, sebagaimana dikutip dari Kompas.com.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved