B Focus Urban Life

Pembangunan Jembatan Beton Menuai Pro dan Kontra, Bertentangan dengan Rencana Pembangunan ini

Pembangunan sejumlah jembatan beton menutup sungai di Jalan Veteran Banjarmasin, memantik pro dan kontra di masyarakat.

Pembangunan Jembatan Beton Menuai Pro dan Kontra, Bertentangan dengan Rencana Pembangunan ini
BPost Cetak
B Focus edisi cetak Senin (5/8/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Pembangunan sejumlah jembatan beton menutup sungai di Jalan Veteran Banjarmasin, memantik pro dan kontra di masyarakat.

Keberadaan jembatan beton tersebut bertentangan dengan rencana pembangunan siring proyek dua jalur dari Jalan Veteran hingga Sungai Lulut yang panjangnya mencapai 3,5 kilometer.

Informasi yang berhasil dihimpun BPost, rencana pembangunan siring untuk proyek dua jalur itu masih tahap pembuatan pile slab Jalan Veteran oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalsel dan saat ini belum ada realisasinya.

Pembuatan pile slab atau jembatan penghubung di sisi kanan seharusnya dikerjakan oleh Dinas PUPR Provinsi Kalsel.

Pile slab jalan itu berupa jalan di atas sungai.

Baca: Kepastian Tanggal Pernikahan Roger Danuarta dan Cut Meyriska Diungkap, Berbarengan Hari Bersejarah!

Baca: Lamborghini Hotman Paris Bakal Dihibahkan Gara-gara Pengacara Rey Utami-Pablo Benua, Farhat:Imajiner

Baca: Babak Baru Hidup Mulan Jameela Seusai Ahmad Dhani Dipenjara, Eks Duet Maia Estianty Rela Begini

Baca: Menghilangnya Reino Barack di Ultah Syahrini Jadi Sorotan, Suami Incess Lakukan Hal Tak Terduga

Konsep Jalan Veteran nantinya ada dua arah jalan, yakni dari Jembatan Merdeka ke Jalan Veteran dan dari arah Kuripan ke arah Jembatan Merdeka berupa jalur di atas sungai.

Nantinya separo jalan akan berada di atas sungai Veteran.

Sampai saat ini pembebasan lahan sisi sebelah kanan masih terkendala dan ini ditangani Pemko Banjarmasin.

Pemko Banjarmasin baru bisa membebaskan lahan 800 meter dari target pembebasan lahan 3,5 kilometer dari Jalan Veteran sampai Sungai Lulut.

Pemko Banjarmasin juga mengalami kendala pembebasan lahan yang kena Pasar Kuripan.

Satuan Kerja (Satker) Non Vertikal Tertentu (SNVT) Wilayah Sungai (WS) Barito Provinsi Kalsel menargetkan lima tahun ke depan semua pembebasan lahan sepanjang 3,5 kilometer dari Jalan Veteran sampai Sungai Lulut sudah beres dan dimasukkan dalam rencana strategis lima tahun ke depan di masing-masing intansi.

Konsep jalan dua arah ini panjangnya 3,5 kilometer.

Satu arah jalan akan berada di atas sungai.

Konsep jalur dua arah ini ini untuk memecah arus lalulintas dan mewujudkan waterfront city.

Konsep sungai pada jalan veteran dua arah ini nantinya bisa mempercepat aliran saat air Sungai Martapura pasang.

Direncanakan, ada lampu-lampu taman di jalur dua arah Jalan Veteran nantinya.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved