Kriminalitas Banjarbaru

Setelah Ditangkap Satpol PP, Dua PSK Online Banjarbaru Ini Juga Terindikasi Pakai Narkoba

Setelah digaruk Satpol PP Kota Banjarbaru, Dua perempuan terduga PSK dan enam remaja laki-laki langsung menjalani tes urine Badan Narkotika Nasional

Setelah Ditangkap Satpol PP, Dua PSK Online Banjarbaru Ini Juga Terindikasi Pakai Narkoba
Banjarmasinpost.co.id/Aprianto
Dua PSK dan remaja lelaki saat di tes urine pihak BNNK Banjarbaru. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Setelah digaruk Satpol PP Kota Banjarbaru, Dua perempuan terduga PSK dan enam remaja laki-laki langsung menjalani tes urine Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Banjarbaru setelah dilakukan pemeriksaan oleh Satpol PP, Senin, (5/8).

Hasil tes urien menyatakan lima dari delapan remaja itu terindikasi positif narkoba termasuk dari dua terduga PSK di bawah umur.

Kasat Pol PP Banjarbaru, Marhain Rahman, menjelaskan temuan PSK online itu bermula saat pihaknya mendapati informasi dari masyarakat terkait adanya penginapan di wilayah Banjarbaru yang dijadikan lokasi PSK untuk menjajakan diri.

Mendapati laporan, timnya melakukan penyelidikan hingga melakukan penyamaran guna mengungkap bisnis lendir tersebut.

Baca: Jadwal Live SCTV - Daftar Pemain Jelang Timnas Indonesia U-18 vs Filipina di Piala AFF U-18 2019

Baca: Digeledah di Rumahnya, Wanita Muda di Banjarmasin Ini Simpan 4 Paket Sabu dan 2.500 Butir Carnophen

Baca: Mulai Hari Ini, Pemprov Bebaskan Bea Balik Nama Kendaraan, Sambut HUT RI dan Provinsi Kalsel

"Petugas melalui Seksi Operasi dan Pengendalian kembali meringkus adanya indikasi PSK yang menjajakan diri secara online. Dimana transaksi yang dilakukan melalui aplikasi MiChat," kata Marhain.

Penangkapan PSK berbasis online dilakukan Selasa (5/8) sekitar pukul 11.00 Wita, dilakukan di penginapan "Saudara" di Jalan A Yani Km.33,33 Kota Banjarbaru.

Kasat Pol PP Banjarbaru, menjelaskan untuk penangan lebih lanjut, pihaknya akan menunggu hasil assessment dari pihak BNN Kota Banjarbaru. Dirinya juga menegaskan, akan memanggil pemilik penginapan Saudara untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

"Jika hasil Assessment terbukti mengkonsumsi Narkotika, maka akan kita kenakan Tindak Pidana Ringan (Tipiring). Inilah dinamika daerah Banjarbaru yang berkembang lantaran banyak anak mudanya. Tempat hiburan memungkinkan dijadikan tempat persinggahan," jelasnya.

Para remaja ini, selanjutnya dititipkan ke Rumah Singgah milik Dinsos Banjarbaru untik menjalani Assessment.

Kasi P2M BNN Kota Banjarbaru, M Khairani Nor mengatakan dari hasil pemeriksaan urine terhadap delapan remaja ini, diketahui lima diantaranya terindikasi zat Narkotika dan Psikotropika.

"Lima remaja terindikasi narkotika jenis Shabu-shabu dan obat-obatan penenang," katanya.

Khairani yang juga menjadi Plh Kepala BNN Kota Banjarbaru ini menyebutkan pihaknya akan lakukan Assessment beberapa waktu kedepan kepada para remaja itu.

Kasi PPA Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Masyarakat Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Banjarbaru Fahrina, menjelaskan pihaknya akan melakukan pendampingan dan bimbingan kepada para remaja tersebut.

Pihaknya akan melakukan koordinasi dengan Dinas Pendidikan Provinsi Kalsel untuk mendapat arahan lebih lanjut. Karena status remaja merupakan pelajar dari Banjarmasin.

"Ini pertama kalinya di tahun 2019, PSK dibawah umur ditemukan. Kita akan lakukan pendampingan dan pembinaan selama tiga hari kedepan sembari menunggu hasil dari BNN," tambahnya (banjarmasinpost.co.id/Rian)

Penulis: Aprianto
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved