Lifestyle

Walaupun Sering Kena Tipu, Pemuda Ini Pantang Menyerah Bahkan Berhasil Kembangkan Sasirangan

Emed selama ini menjalankan usaha rumahan sasirangan di rumah orangtua di kawasan Teluk Dalam, Banjarmasin.

Walaupun Sering Kena Tipu, Pemuda Ini Pantang Menyerah Bahkan Berhasil Kembangkan Sasirangan
Istimewa
Muhamad alias Emed pemuda yang kini sukses menekuni usaha kerajinan Sasirangan 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Usianya masih muda, 26 tahun dan fresh graduate alias baru lulus kuliah. Namun soal semangat usaha, jangan ditanya. Ia terus maju walaupun onak dan duri dijalani selama berwirausaha.

Memang awalnya Muhammad atau akrab dipanggil Emed sempat bingung juga saat baru lulus kuliah diploma. Mau kerja apa? Namun beruntung ia bertemu orang-orang yang mengubah hidupnya.

Berawal ketika pemuda kelahiran Banjarmasin, 30 Oktober 1993 ini mengikuti pemilihan Duta Sasirangan yang digelar Komunitas Pencinta Sasirangan (KPS) dan Emed menjadi Juara 2 atau Wakil I Utuh Sasirangan Duta Sasirangan Kalimantan Selatan 2016.

Emed selama ini menjalankan usaha rumahan sasirangan di rumah orangtua di kawasan Teluk Dalam, Banjarmasin.

Awal memulai usaha ini setelah gabung dengan KPS, bergaul dengan para senior sering didorong untuk wirausaha sasirangan.

Baca: Panas Begitu Terik, Pengawasan di Kawasan Tahura Sultan Adam Diperketat

Baca: Satpolairud Polres HSU Hentikan Kapal yang Melintas Lalu Berikan Petuah Ini

Baca: NEWSVIDEO - Begini Ritual Khusus Empu Berambut Perak saat Bikin Keris di Banjarmasin

Baca: Gelar Riding Test Honda Genio dan ADV 150, Trio Motor Targetkan Laku 2.000 Unit Per Bulan

Karena terpikir ini adalah kegiatan yang bisa dijalani selepas kuliah, ya saya coba saja.

"Pada Oktober 2016 saya dibimbing para senior KPS untuk membuka usaha sasirangan. Waktu itu saya punya modal Rp200 ribu yang disisihkan dari uang jajan harian dari orangtua," paparnya.

Dari hulu ke hilir saya kerjakan sendiri. Bikin desain, menjelujur dan menyisit, kemudian mewarna. Selanjutnya memasarkan via online.

Alhamdulillah, dapat menjual produk sendiri yang saat itu masih berupa baju kaos sasirangan. Hasilnya dua kali lipat dan bisa diputar lagi untuk beli bahan, produksi dan jual lagi.

Merek Tuhlabu Sasirangan. Desain kreasi sendiri, konsepnya berbeda dengan kebanyakan produk sejenis. Kombinasi desain tradisional dengan nuansa kontemporer yang kekinian.

Halaman
12
Penulis: Salmah
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved