Berita Kotabaru

Air Kolam Renang Sebelimbingan Kotabaru Berwarna Hijau, Dispora Sebut Tak Ada Anggaran Membersihkan

Kolam renang di Desa Sebelimbingan, Kecamatan Pulau Laut Utara, Kabupaten Kotabaru, tampak megah dari luar.

Air Kolam Renang Sebelimbingan Kotabaru Berwarna Hijau, Dispora Sebut Tak Ada Anggaran Membersihkan
banjarmasinpost.co.id/man hidayat
Air Kolam Renang Sebelimbingan Kotabaru Warnanya Hijau Tak Layak Digunakan 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Kolam renang di Desa Sebelimbingan, Kecamatan Pulau Laut Utara, Kabupaten Kotabaru, tampak megah dari luar.

Kolam renang itu merupakan kolam renang yang digunakan saat Porprov 2010 di Kotabaru.

Kolam renang yang sudah standar ini juga merupakan sarana tempat latihan renang atlet Kotabaru.

Selain itu juga dibuka untuk umum dengan diberlakukannya retribusi masuk ke kolam tersebut untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Namun sayang, belakangan ini menjadi keluhan bagi pengunjung dan pengguna kolam.

Penyebabnya adalah kondisi airnya.

Baca: Di Depan Mata Nagita Slavina, Raffi Ahmad Peluk Mesra Vega Darwanti, Ibu Rafathar Bereaksi Begini

Baca: Inilah 6 Amalan Sunnah Sebelum Sholat Idul Adha 2019, Berjalan Kaki ke Mesjid Lebih Utama

Baca: Dikenal Suka Bohong, Karakter Asli Suami Rey Utami, Pablo Benua Diungkap Lewat Tulisannya oleh Pakar

Bagaimana tidak, kondisi airnya berwarna hijau pekat dan tampak tidak dikelola dengan baik.

Pengunjung terang saja merasa tak nyaman untuk berenang.

Sebab, kondisi airnya sangat tak layak digunakan untuk berenang dari segi kualitas dan kesehatan kulit pengguna.

Pantauan Banjarmasinpost.co.id di lapangan, air kolam renang yang sudah memiliki standar itu tak layak digunakan.

Seorang pengunjung, Sino, yang datang kelokasi belum lama ini mengaku terkejut saat masuk.

Air kolamnya begitu hijau sehingga dia tak jadi berenang di kolam tersebut.

"Airnya hijau, gimana mau berennag kalau airnya seperti ini. Sepertinya lama tak diganti sehingga kondisi airnya seperti itu, " kata Sino.

Serupa dengan Sino, Dani yang juga berkunjung ke lokasi mengaku tak menyangka kondisi airnya seperti itu.

Dia beranggapan, kolam renang tersebut tidak dikelola dengan benar dan ada pembiaran sehingga kondisi airnya bisa seperti itu.

"Warnanya hijau sekali, kok bisa seperti itu? Harusnya fasilitas ini harus dijaga dengan baik dan jangan sampai seperti itu. Apalagi di Kolam renang itu kan bayar karcis masuk. Kalau airnya seperti itu, mana mungkin orang mau berenang," katanya.

Terpisah, Sekretaris Dinas Pemuda Olahraga, Suprapti Tri Astuti didampingi Kabid Sarana Prasarana, Donal Ohara Sinaga, Selasa (6/8/19) saat ditemui tidak membantah kondisi tersebut.

Kolam renang tersebut diakuinya saat ini belum dibersihkan lagi.

"Iya kondisi memang seperti itu. Sekarang ini, kami tidak ada anggaran karena semuanya dipangkas habis tahun ini. Jadi tahun ini tidak ada anggarannya lagi," katanya.

Saat ini, mereka juga sudah menghubungi pengelola untuk menutup sementara kolam tersebut.

Sebab, kondisi airnya masih seperti itu sehingga tidak bisa digunakan meski sebenarnya sering dijadikan tempat latihan renang untuk atlet.

"Kami juga bingung karena tidak ada anggarannya tahun ini, kami tidak bisa berbuat apa-apa. Tapi kami akan upayakan sesegera mungkin dibersihkan, kita akan carikan solusinya dan sementara akan kami tutup dulu, karena alat pembersihan itu ada tiga macam. Padahal ini menghasilkan PAD meski tidak banyak dan semoga tahun depan dapat anggaran lagi," katanya.

(banjarmasinpost.co.id/man hidayat)

Penulis: Man Hidayat
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved