Berita Jakarta

Baru 27 Capim KPK Laporkan Harta Kekayaan, Koalisi: Tak Ada Maksud Jatuhkan Capim dan Pansel KPK

Sebanyak 27 dari 40 nama capim KPK yang lolos tahap tes psikologi telah melaporkan harta kekayaan mereka, sisanya, 13 orang belum melapor.

Baru 27 Capim KPK Laporkan Harta Kekayaan, Koalisi: Tak Ada Maksud Jatuhkan Capim dan Pansel KPK
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Pansel Capim KPK yang diketuai Destry Damayanti (tengah) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA -Sebanyak 27 dari 40 nama capim KPK yang lolos tahap tes psikologi telah melaporkan harta kekayaan mereka, sisanya, 13 orang belum melapor.

Dilansir dari Kompas.com, Koalisi Kawal Capim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), menegaskan, koalisi tidak memiliki maksud untuk menjatuhkan seorang capim KPK ataupun pansel terkait seruan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang didengungkan sejak rangkaian seleksi capim dilaksanakan.

Anggota koalisi, Asfinawati, menuturkan, ajakan koalisi terkait penelusuran LHKPN capim KPK bukanlah kepentingan pribadi koalisi.

Hal itu dilakukan supaya pimpinan lembaga antirasuah terpilih nantinya merupakan orang yang berintegritas.

"Tidak ada kepentingan pribadi ataupun skenario untuk menjatuhkan dan menjegal seorang capim maupun pansel," ujar Asfinawati dalam konferensi pers di kantor Indonesia Corruption Watch (ICW), Jakarta Selatan, Selasa (6/8/2019).

Ia menjelaskan, salah satu mandat yang diberikan Presiden Joko Widodo kepada pansel adalah menerima tanggapan dari masyarakat atas proses seleksi.

Baca: Dikenal Suka Bohong, Karakter Asli Suami Rey Utami, Pablo Benua Diungkap Lewat Tulisannya oleh Pakar

Namun, tuturnya, yang terjadi tanggapan dari masyarakat dan LSM terhadap proses seleksi justru tidak direspons dengan baik.

"Tanggapan kami terhadap proses seleksi justru direspons dengan melempar tuduhan-tuduhan yang tidak berdasar kepada masyarakat," katanya.

Padahal, LHKPN itu kan kewajiban hukum yang diatur setidaknya dalam delapan peraturan UU dan kebijakan negara untuk mengukur integritas pejabat negara," lanjut Asfinawati.

Dengan diumumkannya kekayaan pejabat negara, tuturnya, masyarakat dapat memantau siapa saja capim yang berkualitas.

Halaman
12
Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved