Program Penerima Bantuan Iuran

Cara Mengetahui Status Kepesertaan PBI, Hubungi ini atau Cek Media Sosial Resmi BPJS Kesehatan

Penonaktifkan kartu PBI yang didanai Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) ini sudah beberapa kali dilakukan.

Cara Mengetahui Status Kepesertaan PBI, Hubungi ini atau Cek Media Sosial Resmi BPJS Kesehatan
BPost Cetak
BPost edisi cetak Selasa (6/8/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Penonaktifkan kartu PBI yang didanai Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) ini sudah beberapa kali dilakukan.

Ini menyusul pembaharuan kepesertaan setiap enam bulan.

“Jika warga miskin itu meninggal atau terbukti kaya, pasti kartu PBI dinonaktifkan. Kan kartu PBI itu untuk warga miskin. Jadi hasil verifikasi dari dinas sosial kabupaten kota dari warga miskin inilah yang dikirimkan ke Kementerian Sosial,” kata Kepala Cabang BPJS Kesehatan Banjarmasin Tutus Novita Dewi, Senin (5/8)

Makanya, penonaktifan itu berdasarkan Surat Keputusan Menteri Sosial Nomor 79 Tahun 2019 tentang Penonaktifan dan Perubahan Data Peserta Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Tahun 2019 Tahap Keenam, per 1 Agustus 2019.

Baca: Kepesertaan 18 Ribu Penerima Bantuan Iuran di Kalsel Dinonaktifkan dan Tak Bisa Menggunakan JKN

Baca: Paling Banyak di Banjarmasin, 2.000 PBI Dinonaktifkan, Diperkirakan ini Penyebabnya

Baca: Isyarat Gisella Anastasia Kangen Gading Marten? Kekasih Wijin Tiba-tiba Bilang Ini pada Gempita

Baca: Kondisi Kejiwaan Rey Utami Diungkap Pakar Lewat Tulisan Tangan, Istri Pablo Benua Bisa Bunuh Diri?

Penonaktifan dan perubahan peserta PBI tersebut, menurut Tutus, tidak mengubah jumlah peserta PBI APBN 2019.

Jumlahnya tetap 96,8 juta jiwa.

Itu sudah termasuk perubahan dan pendaftaran bayi baru lahir dari peserta PBI.

Dijelaskanya, untuk mengetahui apakah seorang peserta termasuk masih berstatus peserta PBI atau bukan, yang bersangkutan dapat menghubungi Dinas Sosial Kabupaten/Kota setempat, BPJS Kesehatan Care Center 1 500 400, Kantor Cabang BPJS Kesehatan setempat, atau melalui media sosial resmi BPJS Kesehatan dengan menginfokan kartu identitas diri seperti KTP atau Kartu Keluarga (KK).

Sementara itu, bagi peserta PBI baru akan dicetakkan dan dikirimkan Kartu Indonesia Sehat (KIS) oleh BPJS Kesehatan.

Selama peserta belum menerima kartu dan membutuhkan pelayanan kesehatan, dia bisa mendatangi fasilitas kesehatan setempat sesuai ketentuan dengan menunjukkan KTP elektronik atau KK.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved