Berita Kabupaten Banjar

Disdukcapil Perluas Layanan, Jalin Kerjasama di RS Danau Salak

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Banjar terus meningkatkan pelayanan kualitas administrasi kependudukan di Kabupaten Banjar.

Disdukcapil Perluas Layanan, Jalin Kerjasama di RS Danau Salak
Kominfo banjar
Penandatanganan MoU kerjasama Disdukcapil dengan RSU Danau Salak 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA — Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Banjar terus meningkatkan pelayanan kualitas administrasi kependudukan di Kabupaten Banjar.

Setelah bekerja sama dengan RS Pelita Insani dan Mutiara Bunda pada bulan April 2019 yang lalu, kini memperluas layanan kepada warganya.

Disaksikan Bupati Banjar H Khalilurrahman didampingi Sekda Banjar, H Mokhammad Hilman, Kepala Dinas Disdukcapil Banjar Azwar menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) tentang pengajuan pelaporan kelahiran secara online dengan Rumah Sakit Umum (RSU)Danau Salak, pada saat Rakor Mingguan SKPD lingkup Kabupaten Banjar, di Aula Barakat, Martapura, Senin (5/8) kemarin.

Hal tersebut guna mendorong agar tercapainya target nasional, yakni 85 persen.

Baca: Pengumuman Luna Maya Soal Calon Suaminya, Faisal Nasimuddin atau Ariel NOAH? Ini Bocoran Raffi Ahmad

Baca: Gara-gara Kelakuan Syahrini dan Reino Barack, Anak-anak Aisyahrani, Raja & Ratu Ikut Tampil Mesra

Baca: Sosok KH Maimun Zubair yang Wafat di Mekkah, Tokoh Penggerak hingga Ilmunya Jadi Rujukan Ulama Fiqih

Pencatatan administratif kependudukan di Kabupaten Banjar, khususnya bagi yang baru lahir usia 0-18 bulan masih jauh dari target nasional tersebut.

Kepala Disdukcapil Banjar Azwar mengatakan, MoU dengan RSU Danau Salak ini sebagai bentuk perluasan pelayanan kepada warga masyarakat di Kabupaten Banjar.

Pihaknya sudah bekerja sama dengan RSUD Ratu Zalecha Martapura sejak 2016 dan RS Ciputra Mitra Hospital, Kecamatan Kertak Hanyar Kabupaten Banjar serta RS Pelita Insani dan Mutiara Bunda.

“Ini merupakan program Disdukcapil Kabupaten Banjar dalam memproses akta kelahiran bayi di rumah sakit. Begitu orangtua dan bayinya meninggalkan rumah sakit tempat melahirkan, maka sudah membawa akta lahir,” katanya.

Pihaknya bersyukur, program ini mendapat respons positif dari rumah sakit-rumah sakit yang menjalin kerja sama.

Oleh sebab itu, pihaknya mengimbau bagi ibu hamil yang mau melahirkan anaknya di rumah sakit yang sudah bekerja sama dengan Disdukcapil Banjar agar menyiapkan nama anak.

Pihak rumah sakit menyiapkan jaringan, begitu ada informasi data yang masuk maka sudah bisa memproses akta kelahiran secara online.

“Inilah upaya jemput bola untuk mengejar target nasional, dan diakuinya Kabupaten Banjar saat ini memang masih berada dibawah target nasional,” ucap Azwar.

(Banjarmasinpost.co.id/Hasby)

 

Penulis: Hasby
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved