KalselPedia

KalselPedia: Wisata Edukasi Pertanian Jejangkit

Desa tersebut pernah menjadi event akbar dunia, yakni lokasi Hari Pangan se-dunia (HPS) di Desa Jejangkit, Kabupaten Batola 18 sampai 21 Oktober 2018

KalselPedia: Wisata Edukasi Pertanian Jejangkit
banjarmasinpost.co.id/edi nugroho
Desa Jejangkit, Kecamatan Jejangkit, eks lokasi event Hari Pangan Se-dunia (HPS) di Desa Jejangkit, Kabupaten Batola 18 sampai 21 Oktober 2018 lalu. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KalselPedia - SIAPA tak kenal Desa Jejangkit, Kecamatan Jejangkit, Kabupaten Batola.

Desa tersebut pernah menjadi event akbar dunia, yakni lokasi Hari Pangan se-dunia (HPS) di Desa Jejangkit, Kabupaten Batola 18 sampai 21 Oktober 2018 lalu.

Dari eks lokasi HPS tersebut, Pemkab Batola melalui Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Batola akan merencanakan menyelesaikan kawasan wisata edukasi pertanian di lahan Hari Pangan se-Dunia (HPS) di Jejangkit.

Tahun ini, Pemkab Batola merencanakan tanam dari dana APBD seluas lahan 120 hektare, dari Balitra 100 hektare dan dari Pemprov Kalsel 210 hektare.

Baca: KalselPedia: Struktur Organisasi DP3A Kabupaten Tapin

Baca: KalselPedia: Desa Biih, Sentra Durian di Bumi Barakat

Baca: KalselPedia: Gedung Pelayanan Satpas Ditlantas Polda Kalsel

Saat ini sudah mulai semai dan tunggu air untuk pengolahan tanahnya.

Program pengembangan wisata edukasi ini dinas pertanian akan bekerjasama dengan dinas pariwisata dan Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Kabupaten Batola.

Nantinya, Pemkab Batola akan megundang anak-anak sekolah di Banjarmasin waktu menanam padi pakai alat.

Wisata edukasi diperuntukkan anak-anak luar Kabupaten Batola.

Anak-anak sekarang tidak tahu bagaimana cara menanam padi.

Anak-anak terkondisi tahu makan beras tanpa tahu bagaimana cara menanam padi.

Untuk venue atau lokasi utama eks HPS juga akan dijadikan pendukung wisata edukasi pertanian di Jejangkit.

Pemkab Batola sendiri akan terus merencanakan menjadikan lokasi Hari Pangan Sedunia (HPS) Nasional tahun 2018 di Desa Jejangkit Muara, Kecamatan Jejangkit, Barito Kuala (Batola) menjadi daerah tujuan wisata (DTW).

Prinsipinya semua wilayah-wilayah masing-masing rumah ditata menjadi kawasan yang bersih, indah dan sehat.

Termasuk, tujuh rumah ke arah lokasi HPS itu diperbaiki dan ditata sehingga jangka panjangnya untuk daerah tujuan wisata (DTW). (banjamasinpost.co.id/edi nugroho)

Penulis: Edi Nugroho
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved