Berita Nasional

Listrik Padam Berjam-jam, Omzet UMKM Turun 75 Persen

Omzet UMKM akibat pemadaman listrik yang terjadi di sejumlah wilayah Jawa turun hingga 75 persen.

Listrik Padam Berjam-jam, Omzet UMKM Turun 75 Persen
istimewa
Ilustrasi-produk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM)

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Listrik padam yang terjadi di sejumlah wilayah di Pulau Jawa, Minggu (4/8/2019) berdampak luas terhadap pelaku bisnis termasuk pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

Omzet UMKM akibat pemadaman listrik turun hingga 75 persen.

Demikian diungkapkan Ketua Umum Asosiasi UMKM Indonesia (Akumindo) Ikhsan Ingratubun terkait dampak pemadaman listrik yang terjadi kemarin.

"Rata-rata mereka melaporkan ke saya yang terdampak terutama DKI Jakarta, Jawa Barat dan seterusnya, itu mereka itu 75 persen omzetnya menurun," ujarnya kepada Kompas.com, Jakarta, Senin (5/8/2019).

Baca: Tewaskan 20 Orang, Presiden Mesir Sebut Kecelakaan di Kairo Insiden Teroris

Baca: Klasemen Liga 1 2019 Pekan 12 Usai Hasil Bhayangkara FC vs Madura United, Skor Akhir 1-1

Baca: Sempat Tidak Mendapatkan Kepastian, Akhirnya CJH Plus Travelindo Banjarmasin Bisa Berangkat

Baca: Ini Manfaat Pasang Power Inverter di Mobil, Salurkan Daya ke Perangkat Elektronik

"Harusnya hari Minggu mereka panen ibarat kata itu waktu ramai kan dan waktunya keluarga cari makan dan seterusnya itu jadi omzet turun 75 persen," sambung dia.

Selain itu, kata Ikhsan, para pelaku UMKM juga mengalami kerugian terutama bagi pelaku usaha yang menggunakan pendingin atau freezer untuk bahan makannya.

"Itu makanannya rusak tidak bisa terpakai lagi. Itu kan 10 jam lebih, gitu. Jadi sangat merugikan," kata dia.

Saat ditanya berapa estimasi kerugian UMKM akibat padamnya listrik, Ikhsan menyebut angkanya bisa mencapai triliunan rupiah. Hal ini lantaran banyaknya jumlah UMKM dibeberapa wilayah yang terdampak, terutama di Jakarta dan Jawa Barat.

Presiden Joko Widodo menegur direksi PT PLN Persero terkait pemadaman listrik di Jabodetabek dan sebagian besar wilayah Pulau Jawa pada Minggu (4/8/2019).

Teguran itu disampaikan saat Jokowi mendatangi kantor pusat PLN, di Kebayoran Baru, Jakarta, Senin (5/8/2019).

"Saya tahu ini tidak hanya bisa merusak reputasi PLN namun, banyak hal di luar PLN terutama konsumen sangat dirugikan," kata Jokowi.

Baca: Rem Blong, Truk Hino Ini Terguling dan Tindih Pengendara Motor di Banyumas, 2 Tewas Seketika

Baca: Viral, Baku Tembak dengan Polisi di Lampung Tengah, Abdul Lahab Buron Bawa Kabur Mobil Polisi

Baca: Keanehan Sikap Nagita Slavina ke Mama Rita dan Mama Amy Disaksikan Raffi Ahmad, Gigi Mengaku Pusing

Jokowi datang ke kantor PLN khusus untuk meminta penjelasan soal pemadaman listrik.

Presiden terlihat didampingi Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri ESDM Ignasius Jonan, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, serta Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Hinsa Siburian.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Listrik Padam, Omzet UMKM Ambruk 75 Persen"
Penulis : Yoga Sukmana

Editor: Hari Widodo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved