Berita Jakarta

PLN Bakal Pangkas Gaji Karyawan untuk Bayar Ganti Rugi Mati Listrik Rp 839,8 Miliar

PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) harus membayarkan ganti rugi sebesar Rp 839,88 miliar kepada 21,9 juta pelanggannya akibat mati listrik.

PLN Bakal Pangkas Gaji Karyawan untuk Bayar Ganti Rugi Mati Listrik Rp 839,8 Miliar
KOMPAS/HENDRA A SETYAWAN
Ilustrasi tower tegangan tinggi PLN. 

Dia pun menjelaskan, pemangkasan gaji yang dimaksudkan adalah dari insentif kesejahteraan karyawan.

Walaupun demikian, Djoko belum bisa memastikan berapa besar peran dari pemotongan gaji tersebut terhadap keseluruhan nilai pembayaran ganti rugi.

Dia juga tidak bisa memastikan apakah dengan cara tersebut cukup untuk memenuhi kebutuhan biaya ganti rugi.

"Bukan cukup tapi karena dampak dari kejadian itu," ujar dia.

Dalam rapat dengan Komisi VII DPR, Plt Direktur Utama PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) Sripeni Inten Cahyani meminta izin kepada komisi VII DPR.

Izin itu dikemukakan lantaran PLN membutuhkan waktu untuk melakukan investigasi lebih lanjut mengenai penyebab pemadaman massal tersebut.

Pihak PLN pun secara berkala bakal melaporkan hasil investigasi kepada komisi VII DPR.

"Kami sampaikan kepada Komisi VII, kami mohon waktu untuk dilakukan langkah asesmen atau investigasi," ujar Sripeni.

Baca: Setelah Hadiri Rakor Karhutla Nasional di Istana Negara, Dandim Martapura Sampaikan Pesan Jokowi

Baca: Terungkap, Jokowi Marah kepada Dirut PLN Ternyata Karena Merasa Tak Puas, Ini Penjelasan Istana

Baca: Jokowi Marah Listrik Jakarta Padam, Ini Komentar Para Tokoh dan Sindiran Rocky Gerung di Twitter

PLN dan DPR sepakat untuk melaporkan hasil investigasi secara berkala kepada Komisi VII.

Hasil investigasi tersebut, ujar Sripeni bakal ditindaklanjuti agar kejadian blackout tidak lagi berulang.

Halaman
1234
Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved