Berita Banjarbaru

160 Tenaga Konstruksi di Kalsel Ikut Uji Kompetensi, Ketua DPD REI Kalsel Sebutkan ini Tujuannnya

Dewan Pengurus Daerah (DPD) Real Estate Indonesia (REI) Kalimantan Selatan (Kalsel) bekerjasama dengan Balai Jasa Kontruksi Wilayah V Banjarmasin

160 Tenaga Konstruksi di Kalsel Ikut Uji Kompetensi, Ketua DPD REI Kalsel Sebutkan ini Tujuannnya
banjarmasinpost.co.id/aprianto
pembukaan uji sertifikasi tenaga kerja konstruksi 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Dewan Pengurus Daerah (DPD) Real Estate Indonesia (REI) Kalimantan Selatan (Kalsel) bekerjasama dengan Balai Jasa Kontruksi Wilayah V Banjarmasin menggelar uji sertifikasi tenaga kerja kontruksi, Rabu, (7/8).

Ketua DPD REI Kalsel, Royzani Sjachril mengatakan, uji sertifikasi tenaga kerja kontruksi dilaksanakan untuk meningkatkan kemampuan dari tenaga konstruksi di Kalsel.

"Kita berharap tenaga kerja yang ada di Kalsel khususnya untuk pengembang bidang perumahan memiliki tenaga ahli yang bisa bersaing baik di tingkat nasional hingga internasional," katanya.

Dikatakannya, peserta yang melakukan uji kompetisi ini sudah memiliki keahlian dan pengalaman di bidangnya masing-masing.

Baca: Jawaban Tegas Ayu Ting Ting Soal Lamaran Ivan Gunawan, Mantan Shaheer Sheikh Sebut Tentang Jodoh

Baca: Persyaratan Fairuz A Rafiq Maafkan Suami Barbie Kumalasari, Psikolog Sebut Galih Belum Menyesal

Baca: Pendaftaran CPNS 2019 Dibuka Oktober, Ini 10 Cara Mudah Pendaftaran Via http://sscn.bkn.go.id

Baca: Pendaftaran CPNS dan P3K 2019 Dibuka Oktober, Ini Jadwal dan Prioritas Pertama yang Diterima

"Pada uji sertifikasi ini ada 160 tenaga kontruksi yang ikut, nantinya uji sertifikasi ini akan dilakukan secara kontinyu," ujarnya.

Dijelaskannya pada uji kompetisi ini, para tenaga yang sudah ahli akan diuji oleh asesor yang kompeten di bidangnya.

Lalu bagaimana misalkan peserta tidak lulus uji sertifikasi, dikatakan Royzani Sjachril, peserta uji kompetensi yang tidak lulus akan mengulang kembali.

Bagi yang tidak lulus itu juga akan diminta keterangan kendala apa yang dihadapi agar bisa dilakukan perbaikan ke depannya.

Sehingga tenaga konstruksi ini bisa mendapatkan sertifikasi.

(banjarmasinpost.co.id/Rian)

Penulis: Aprianto
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved