Kriminalitas Tanahlaut

Berdalih Biayai Anak Sekolah, Rahmawati Jual Narkoba di Bati Bati dan Akhirnya Rasakan Penjara

Berdalih tak ada biaya untuk anak sekolah, tersangka kasus narkoba, Rahmawati (42) memilih menjadi pengedar narkoba jenis sabu di Desa Bati-Bati,

Berdalih Biayai Anak Sekolah, Rahmawati Jual Narkoba di Bati Bati dan Akhirnya Rasakan Penjara
banjarmasinpost.co.id/isti rohayanti
Wakapolres Tanahlaut, Kompol Fauzan Ariyanto beserta jajaran memperlihatkan barang bukti narkoba yang diungkap oleh Polres Tanahlaut. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Berdalih tak ada biaya untuk anak sekolah, tersangka kasus narkoba, Rahmawati (42) memilih menjadi pengedar narkoba jenis sabu di Desa Bati-Bati, Kecamatan Bati-Bati, Kabupaten Tanahlaut, Kalsel.

Perempuan yang kini menjadi tahanan Polres Tanahlaut ini merasa salah atas tindakan dan caranya tersebut. Namun ia juga mengatakan usaha itu dilakukan terpaksa karena tidak ada pilihan lain.

“Cara saya memang salah. Tapi saya tidak ada lagi pekerjaan lain. Suami tidak ada dan orangtua tidak ada” ucap Rahmawati menerangkan alasannya saat ditemui di Polres Tanahlaut, Rabu (7/8/2019).

Rahmawati merupakan satu dari 11 tersangka narkoba jenis sabu lainnya yang ditangani oleh Polres Tanahlaut dan Polsek setempat.

Sudah dua bulan sebut Rahmawati ia melakoni usaha dagang barang terlarang itu. Ia mengaku mendapatkan sabu di jalanan yang dikirim oleh orang dari Banjarmasin untuknya.

Baca: Bertransaksi Sabu di Depan Kandang Sapi Kota Barabai Rahmad Hidayat Diamankan ke Polres HST

Selain Rahmawati, ada pula Eko Supriadi (41) yang juga terjerat kasus narkoba. Namun lelaki ini merupakan residivis di Polres Tanahlaut.

Jelasnya, ia pernah tertangkap atas kasus yang sama dan mendapatkan hukuman selama empat tahun setengah. Hal itu nampaknya tak jua membuat Eko jera mengedarkan dan memakai narkoba.

Warga Desa Panggung, Kecamatan Pelaihari ini berdalih penggunaan sabu untuk alasan kesehatan dan keuangan. Satu sisi ia sakit jantung dan mengaku bisa diatasi dengan penggunaan sabu. Sisi lain, ia harus mencari uang untuk keluarga.

“Setelah tertangkap kali ini dan terbebas nanti, saya janji tidak akan menggunakan narkoba lagi. Apalagi saya juga sudah sesak nafas karena sakit jantung,” ucapnya.

11 tersangka narkoba langsung diperlihatkan oleh pihak Polres Tanahlaut saat ungkap kasus narkoba jenis sabu di Polres Tanahlaut yang dipimpin oleh Wakapolres Tanahlaut, Kompol Fauzan Ariyanto.

Halaman
12
Penulis: Isti Rohayanti
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved