Kriminalitas Tabalong

Cabuli Bocah Berusia 7 Tahun di Murung Pudak, MS Diamankan di Polres Tabalong

Penangkapan pelaku pencabulan itu bermula saat saksi melihat keanehan pada korban Mawar dan melaporkan hal tersebut ke anggota kepolisian.

Cabuli Bocah Berusia 7 Tahun di Murung Pudak, MS Diamankan di Polres Tabalong
HO/Humas Polres Tabalong
MS (34) tersangka pelaku pencabulan terhadap bocah perempuan berusia 7 tahun di Murung Pudak, diamankan di Polres Tabalong. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Jajaran Polres Tabalong mengamankan MS (34), warga Kecamatan Murung Pudak, Tabalong, pelaku dugaan pencabulan kepada bocah berusia 7 tahun, Rabu (7/8/2019).

Saat diamankan jajaran Polsek Murung Pudak, pelaku MS mengakui perbuatannya kepada korban Mawar (bukan nama sebenarnya), pada Senin (5/8/2019). Pelaku mengaku mencabuli korban sebanyak tiga kali.

Kapolres Tabalong AKBP Hardiono, S.Ik mengatakan saat ini pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap saksi mengenai kejadian dari tindakan yang dilakukan pelaku dengan memintai keterangan kepada saksi.

Penangkapan pelaku pencabulan itu bermula saat saksi melihat keanehan pada korban Mawar dan melaporkan hal tersebut ke anggota kepolisian.

Baca: Sosok Misterius Iman Si Pembakar Mayat Vera Oktaria dan Serli Wanita Idaman Lain Prada DP Terungkap

Dan setelah dilakukan pemeriksaan pelaku MS mengakui tindakan pelecehan kepada korban dan Anggota Polres Tabalong langsung mengamankan pelaku.

“Mengenai kronologi masih mengumpulkan data dari saksi dan melihat tempat kejadian, pelaku masih kami amankan,” ujarnya.

Barang bukti yang diamankan adalah satu lembar baju anak-anak berwarna putih, satu lembar celana anak-anak berwarna putih, satu lembar celana dalam anak-anak berwarna kuning dan satu lembar celana dalam dewasa berwarna hijau.

Kapolres Tabalong AKBP Hardiono, S.Ik saat menambahkan penangkapan dilakukan oleh Polsek Murung Pudak di bawah pimpinan Kapolsek Murung Pudak Iptu P. Siregar, SH yang dibantu Unit Opsnal dan Unit PPA Satreskrim Polres Tabalong.

Petugas telah melakukan penyidikan dan telah berhasil menangkap terduga pelaku inisial MS (34), warga Kecamatan Murung Pudak, Tabalong. Saat ini proses pemeriksaan dilakukan oleh penyidik untuk mengungkap kasus tersebut.

Baca: Kepalsuan Galih Ginanjar Soal Sel Tikus Diungkap Barbie, Teman Pablo Benua & Rey Utami Ungkap Ini

Dalam kejadian tersebut, Kasat Reskrim Polres Tabalong Iptu Matnur, SH, MM juga menyampaikan hasil pemeriksaan awal bahwa kejadian Minggu (04/8) pagi di rumah terduga pelaku, MS (34) mengakui perbuatan jahatnya terhadap korban sebanyak 3 kali.

Atas kejadian ini terduga pelaku akan dijerat Pasal 81 ayat (1) dan Pasal 81 ayat (3) UU RI 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak yang bunyinya.

“Setiap orang dilarang melakukan kekerasan memaksa anak melakukan persetubuhan dengannya atau dengan orang lain dan perbuatan dilakukan oleh orang tua, wali, pengasuh anak, pendidik, atau tenaga kependidikan, maka diancaman dengan pidana penjara paling singkat 5 tahun dan atau paling lama 15 tahun serta ditambah 1/3 ancaman pidana penjara”. (Banjarmasinpost.co.id/Reni Kurniawati)

Penulis: Reni Kurnia Wati
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved