Ekonomi dan Bisnis

Jelang Idul Adha, Distributor Kalsel Siapkan 8.000 Kg Stok Gula Pasir di Banjarmasn

Menjelang Hari Raya Idul Adha, kebutuhan gula dan tepung cenderung meningkat. Hal ini lantaran dua bahan pangan tersebut sangat diperlukan.

Jelang Idul Adha, Distributor Kalsel Siapkan 8.000 Kg Stok Gula Pasir di Banjarmasn
banjarmasinpost.co.id/mariana
Pedagang gula dan tepung di Pasar Sentra Antasari sedang menata dagangannya. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Menjelang Hari Raya Idul Adha, kebutuhan gula dan tepung cenderung meningkat. Hal ini lantaran dua bahan pangan tersebut sangat diperlukan dalam pembuatan kue dan panganan Lebaran lainnya.

Ketua Persatuan Asosiasi Gula Kalsel, H Aftahuddin mengungkapkan, ketersediaan gula dan tepung di Kalimantan Selatan (Kalsel) sangat mencukupi untuk sebelum dan sesudah Lebaran.

"Saat ini masih masa panen di Surabaya, Jawa Timur, sehingga stok untuk wilayah Kalsel sekitar 8.000 kg bisa untuk satu bulan. Dan masih ada terus stok yang masuk," terangnya kepada Banjarmasinpost.co.id, Rabu (7/8/2019).

Kendati mengalami peningkatan permintaan, diakuinya peningkatan tersebut tidak dalam taraf normal dan cenderung turun dibandingkan Lebaran Idul Fitri. Hal ini karena ada sebagian masyarakat yang menjadi jemaah haji bertolak ke tanah suci.

Baca: REI Kalsel Gelar Uji Sertifkasi Tenaga Kerja Kontruksi Agar Bisa Bersaing dengan Tenaga Asing

Selain gula, pasokan tepung juga terbilang aman. Aftahuddin mengatakan sekitar dua tahun ini stok tepung selalu aman dan hampir tidak pernah kekurangan.

Di tingkat distributor harga gula pasir dibanderol Rp 11.000-11.200 per kg, sedangkan harga tepung cenderung turun hingga Rp 3.000 per sak.

"Harga tepung ini sangat bergantung pada dollar, harga tepung bermacam-macam tergantung merek. Merek Segitiga Biru Rp 177.500 per karung dengan netto 25 kg, Lencana Merah Rp 149.000, Cakra Rp 183.500, dan Canting Rp 144.500," paparnya.

Sementara itu, di tingkat pedagang besar gula pasir di Pasar Sentra Antasari, dijual mulai Rp 11.500-12.500 tergantung jenis dan kualitas.

Di toko Adi N Talu misalnya, harga gula dibanderol Rp 12.000-12.500 per kg untuk eceran. Sedangkan harga per karung yang berisi 50 kg dibanderol Rp 570.000.

"Untuk harga tepung Rp 7.000 per kg, dan harga per karung tergantung merek. Lencana Merah sebesar 25 kg seharga Rp 155.000, serta Canting dan White Bear masing-masing seharga Rp 150.000 per karung," papar karyawan Toko Adi N Talu, Husni.

Baca: Cukup Daftar Izin di Aplikasi Kini Mempermudah Izin Ketenagalistrikan di Kalsel, Berikut Caranya

Diakuinya tidak ada peningkatan signifikan menjelang Hari Raya Idul Adha. Penjualan masih berjalan normal seperti biasa.

Senada, pedagang tepung dan gula lainnya H Jamali menjual tepung Rp 7.000 per kg untuk tingkat ecer. Untuk harga gula pasir dibanderol Rp 11.500-12.500 per ecer per kg. (Banjarmasinpost.co.id/Mariana)

Penulis: Mariana
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved