Berita Tanahbumbu

Mudik Iduladha 1440 Hijriah, Penumpang Kapal DLU Mayoritas Warga Asal Madura, Alasannya ini

Sesuai jadwal keberangkatan, PT Dharma Lautan Utama (DLU) Cabang Batulicin, kemarin memberangkatkan sedikitnya 300 orang penumpang tujuan Surabaya.

Mudik Iduladha 1440 Hijriah, Penumpang Kapal DLU Mayoritas Warga Asal Madura, Alasannya ini
Banjarmasinpost.co.id/Helriansyah
Kepala Cabang PT Dharma Lautan Utama, Batulicin, Jamirin SE. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN - Sesuai jadwal keberangkatan, PT Dharma Lautan Utama (DLU) Cabang Batulicin, kemarin memberangkatkan sedikitnya 300 orang penumpang tujuan Surabaya.
Ratusan penumpang mayoritas warga asal Madura, Jawa Timur (Jatim).

Jumlah itu lebih banyak dibanding mudik lebaran Idulfitri lalu.

Warga asal Madura lebih mendominasi pada mudik Iduladha atau Hari Raya Qurban menggunakan tranportasi kapal disebut tol laut.

Hal itu dikemukakan Kepala Cabang PT DLU Batulicin Jamirin, kepada banjarmasinpost.co.id, di ruang kerjanya, Rabu (7/8/2019).

Baca: Bukan 37! Usia Syahrini yang Sebenarnya Diungkap Reino Barack Setelah Ultah Teman Luna Maya Itu

Baca: KABAR VIRAL Mbah Moen Ingin Meninggal pada Hari Selasa, Gus Yasin & Gus Kamil Sebut Hari yang Baik

Baca: Nyanyian Giorgino Saat Istri Ammar Zoni, Irih Bella Pamer Foto Perut Besar, Bagaimana Ranty Maria?

Baca: Bacaan Niat Puasa Tarwiyah dan Arafah Jelang Idul Adha 2019 (1440 H), Simak Juga Hadist Anjurannya

Menurut Jamirin, dalam istilah Madura, mudik atau pulang kampung adalah Toron.

Namun maknanya lebih luas lagi yaitu, memperkuat tali silaturahmi antar keluarga dan kerabat orang Madura di tanah kelahirannya.

Dengan toron, keutuhan dan keakraban antar warga Madura akan tetap terjalin semakin rapat dan mesra.

Hari Raya Iduladha atau dikenal juga dengan Hari Raya Qurban atau Hari Raya Haji, memiliki nilai yang lebih penting jika dibandingkan dengan Hari Raya Iduifitri.

Karena Iduladha merupakan ibadah penyempurnaan rukun Islam.

Meski angka mudik mendekati Iduladha tergolong tinggi, lanjut Jamirin, masyarakat tidak perlu khawatir karena fasilitas kapal PT DLU tetap nyaman, seluruh ruangan ber-AC.

Selain itu selama perjalanan, penumpang akan dimanjakan dengan hiburan, pemutaran film, live elektone, juga menu makanan bervariasi dapat dinikmati secara gratis.

"Selain menu makan bervariasi, untuk tujuan Surabaya mendapat tiga kali makan, Makasar dua kali makan. Menunya spesial dan higienis," katanya.

BANJARMASINPOST.co.id/helriansyah

Penulis: Herliansyah
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved