Penutupan Jembatan Sungai Gardu

Penutupan Jembatan Sungai Gardu Tanpa Pemberitahuan, Pengemudi Roda Empat pun Terjebak Macet

Sementara itu, pantauan BPost, hingga pukul 16.00 Wita, tidak terlihat petugas dari dinas terkait yang mengatur lalu lintas di Sungai Lulut.

Penutupan Jembatan Sungai Gardu Tanpa Pemberitahuan, Pengemudi Roda Empat pun Terjebak Macet
BPost Cetak
Blitz edisi cetak Rabu (7/8/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Sementara itu, pantauan BPost, hingga pukul 16.00 Wita, tidak terlihat petugas dari dinas terkait yang mengatur lalu lintas di Sungai Lulut.

Yang ada hanya sejumlah pria berpakaian preman.

Penutupan Jembatan Sungai Gardu yang tiba-tiba dan menimbulkan kemacetan ini memantik keluhan pengendara.

"Iya, mestinya kan dikasih tahu dulu kek, beberapa hari sebelumnya biar masyarakat pun tahu. Lah, ini tiba-tiba langsung ditutup saja, sementara putar balik juga jauh," ujar Didi seorang pengendara mobil.

Hal senada juga diungkap Muhammad Ramadan, warga Sungai Gardu yang turut memantau arus lalu lintas pascapenutupan mendadak jembatan Sungai Gardu.

Baca: Nyanyian Giorgino Saat Istri Ammar Zoni, Irih Bella Pamer Foto Perut Besar, Bagaimana Ranty Maria?

Baca: Jembatan Sungai Gardu Ditutup, Antrean Roda Empat Mengular di Jalan Tembus Kompleks Rahayu

Baca: Bacaan Niat Puasa Tarwiyah dan Arafah Jelang Idul Adha 2019 (1440 H), Simak Juga Hadist Anjurannya

Baca: Jenis Kelamin Anak Ahok BTP dari Puput Nastiti Devi Disorot, Lihat Fakta & Mitos Hamil Bayi Lelaki

Ia mengatakan, akibat kondisi tersebut, kemacetan kendaraan terparah justru datang dari Sungai Lulut menuju Banjarmasin melalui Jalan Kompleks Rahayu.

Pasalnya, kondisi jalan ditutup secara mendadak membuat para pengendara terkhusus roda empat melalui jalan tersebut.

Meski kondisi jalan terpaut lebar namun membeludaknya sejumlah pengendara membuat arus lalu lintas mengalami kemacetan.

"Iya, bahkan tadi sempat macet sekitar satu jam di Kompleks Rahayu itu. Karena tidak hanya dari Sungai Lulut, pengendara dari arah sebaliknya juga melalui jalan tersebut," katanya.

Lebih lanjut, warga Sungai Gardu Kecamatan Banjarmasin Timur itu juga mengatakan penutupan Jembatan Sungai Gardu tidak ada pemberitahuan.

Justru menurutnya, penutupan dilakukan secara tiba-tiba seiring datangnya material berat yang didaratkan pada badan jembatan yang akan diperbaiki.

"Nah, pas material itu datang, langsung akses pun ditutup. Makanya, banyak warga dan pengendara yang tidak tahu pada penutupan tadi," kata Ramadan.

Meskipun demikian, Ramadan sejatinya mendukung atas sesegeranya penutupan jembatan Sungai Gardu.

Pasalnya, dengan itu maka pengerjaan akses penghubung Kota Banjarmasin dengan Kabupaten Banjar tersebut juga bisa segera tuntas dikerjakan.

"Iya harapan saya sih kalau bisa tidak berlangsung lama ditutupnya. Mengingat selain jembatan alternatif yang kecil, juga kondisi Jalan Kompleks Rahayu yang tidak seberapa," tutupnya.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved