HSU Mantap

Permudah Pedagang, Restribusi Pasar Induk Amuntai Terapkan Sistem Non Tunai

Mempermudah pedagang untuk melakukan pembayaran retribusi di Pasar Induk Amuntai, Pemkab HSU menerapkan transaksi non tunai (TNT).

Permudah Pedagang, Restribusi Pasar Induk Amuntai Terapkan Sistem Non Tunai
HO/Humas Pemkab HSU
Bupati HSU H Abdul Wahid HK saat menghadiri launcing transaksi non tunai retribusi Pasar Induk Amuntai, HSU 

BANJARMASINPOST.CO.ID, AMUNTAI - Mempermudah pedagang untuk melakukan pembayaran retribusi di Pasar Induk Amuntai, Pemkab HSU menerapkan transaksi non tunai (TNT).

Ini juga untuk mewujudkan pembayaran retribusi pasar secara transparan, efektif, efesien dan akuntabel,

Program ini dilakukan Badan Pengelolaan Pajak Retribusi Daerah (BPPRD) HSU berkerjasama dengan Bank Kalsel cabang Amuntai.

Menandai penerapan sistem non tunai ini telah dilakukan launching di depan pasar Induk Amuntai, Selasa (6/8/2019).

Launching dihadiri langsung Bupati HSU H Abdul Wahid HK, Wakil Bupati HSU H Husairi Abdl, Ketua TP PKK HSU Anisah Rasyidah Wahid, jajaran pejabat SKPD di lingkungan Pemda HSU dan para pedagang di Pasar Induk Amuntai.

Bupati HSU H Abdul Wahid HK saat menghadiri launcing transaksi non tunai retribusi Pasar Induk Amuntai, HSU
Bupati HSU H Abdul Wahid HK saat menghadiri launcing transaksi non tunai retribusi Pasar Induk Amuntai, HSU (HO/Humas Pemkab HSU)

Dalam laporan Kepala BPPRD HSU Hj Galuh Bungsu Sumarni, mengatakan, tujuan kegiatan ini adalah dalam rangka mempermudah para pedagang dalam membayar retribusi pasar dengan cara TNT.

"Ada tiga jenis retribusi, retribusi pertokoan, retribusi pelayanan pasar, retribusi pelayanan kebersihan dan persampahan," ujar Galuh.

Galuh juga menambahkan, dengan adanya launching transaksi non tunai ini penerimaan yang ada di pasar induk Amuntai bisa langsung masuk ke kas daerah tanpa harus para petugas datang menagih ke pasar.

Senada dengan itu Kepala Bank Kalsel Cabang Amuntai Fachriza Nor Asli menjelaskan, saat ini pemerintah pusat, pemerintah daerah dan Bank Indonesia begitu giatnya untuk mendukung program implementasi transaksi non tunai.

"Banyak menfaat melakukan transakai non tunai seperti, lebih praktis, akses masyarakat lebih luas dalam pembayaran, transparansi transaksi, efisiensi rupiah, meningkatkan sirkulasi uang dalam perekonomian dan perencanaan ekonomi yang lebih akurat," ucap Fachriza.

Para pedagang menghadiri launcing transaksi non tunai retribusi Pasar Induk Amuntai Kabupaten HSU.
Para pedagang menghadiri launcing transaksi non tunai retribusi Pasar Induk Amuntai Kabupaten HSU. (HO/Humas Pemkab HSU)

Fachrija juga menginformasikan, pembayaran retribusi pasar transaksi non tunai melalui mobile bangking yang sudah disediakan bisa dilakukan dimana saja dan kapan saja.

Sementara, Bupati HSU H Abdul Wahid HK, saat membuka acara launching transaksi non tunai menyampaikan, transaksi non tunai retribusi pasar induk Amuntai ini adalah program pemerintah guna untuk menghindari dari pungli dan memudahkan para pedagang.

"Kami berharap para pedagang bisa melakukan retribusi pasar induk Amuntai dengan perubahan ini dan mempermudah para pedagang semuanya," pungkas Wahid.(*/Aol)

Penulis: Dony Usman
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved