Berita Banjarmasin

Perubahan Kelas RS Takkan Ganggu Pelayanan Peserta JKN-KIS

Belasan Rumah Sakit (RS) baik milik Pemerintah Daerah, swasta maupun instansi lainnya sempat direkomendasikan turun Kelas oleh Kementrian Kesehatan

Perubahan Kelas RS Takkan Ganggu Pelayanan Peserta JKN-KIS
banjarmasinpost.co.id/acm
Suasana Pelayanan BPJS Kesehatan Banjarmasin 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Belasan Rumah Sakit (RS) baik milik Pemerintah Daerah, swasta maupun instansi lainnya sempat direkomendasikan turun Kelas oleh Kementrian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia (RI).

Para Manajemen RS tersebut masih diberikan waktu hingga Senin (12/8/2019) untuk sampaikan sanggahan atas rekomendasi tersebut.

Namun jika benar ada RS yang sanggahannya ditolak dan tetap alami penurunan Kelas RS, seharusnya tak mengalami perubahan pelayanan kepada masyarakat khususnya para peserta Jaminan Kesehatan Nasional dan Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

Hal ini dinyatakan oleh Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Banjarmasin, Tutus Novita Dewi.

Baca: Lowongan Kerja BUMN Perum Perumnas, Minimal S1 : Dibuka hingga 9 Agustus 2019, Ini Syaratnya

Baca: Lafaz Niat Puasa Tarwiyah dan Arafah Jelang Idul Adha 2019, Simak Keutamaan Mengerjakannya

Baca: Bisa Senasib Mulan Jameela-Maia Estianty? Nikita Mirzani Ditegur Karena Sebut Nyonya Ke-2 Pria Ini

Menurutnya, sesuai perjanjian kerjasama antara BPJS Kesehatan dan RS standar pelayanan RS bagi peserta JKN-KIS tak berubah walaupun kelas RS berubah.

"Penentuan Kelas RS ada di Kemenkes, kami tidak berwenang soal itu. Tapi tidak serta-merta kalau kelas turun misal dari B ke C lalu dokternya keluar semua kan tidak, pelayanan seperti biasa," kata Tutus.

Artinya masyarakat peserta JKN-KIS sebenarnya tidak perlu khawatir adanya perubahan pelayanan jika ada RS yang sudah bekerjasama dengan BPJS Kesehatan mengalami penurunan Kelas.

Hingga saat ini dijelaskannya sudah ada empat puluh satu RS di Kals baik milik Pemerintah Daerah, swasta maupun instansi lainnya yang sudah jalin kerjasama dengan BPJS Kesehatan.

Dengan jumlah tersebut, artinya sudah sembilan puluh persen RS yang ada di Kalsel sudah masuk dalam jaringan pelayanan kesehatan bagi peserta JKN-KIS di Kalsel.

(Banjarmasinpost.co.id/Achmad Maudhody)

Penulis: Achmad Maudhody
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved