LIga 2 2019

PSIM Yogyakarta vs Martapura FC, Aji Santoso Incar 3 Poin Perdana di Stadion Mandala Krida

PSIM Yogyakarta untuk pertama kalinya akan memainkan laga kandang di rumahnya sendiri, Stadion Mandala Krida, Yogyakarta, saat menjamu Martapura FC.

PSIM Yogyakarta vs Martapura FC, Aji Santoso Incar 3 Poin Perdana di Stadion Mandala Krida
Tribun Jogja/ Hanif Suryo
Pelatih PSIM Yogyakarta Aji Santoso lakukan jumpa pers jelang laga menjamu Martapura FC di Stadion Mandala Krida Yogjakarta Kamis (8/6/2019). 

BANJARMASINPOST.CO.ID - PSIM Yogyakarta untuk pertama kalinya akan memainkan laga kandang di rumahnya sendiri, Stadion Mandala Krida, Yogyakarta, saat menjamu Martapura FC, Kamis (8/8/2019).

Seperti diketahui, sebelumnya Laskar Mataram menggunakan Stadion Sultan Agung, Bantul, selama tiga musim untuk menjamu lawan-lawan mereka. Namun seiiring selesainya tahap renovasi serta dilengkapinya beberapa fasilitas pendukung, tim berlogo tugu ini pun dipastikan tak jadi tim musafir lagi.

Bermain di kandang yang sebenarnya menjadi motivasi besar untuk memacu semangat PSIM Yogyakarta.

Pelatih PSIM Yogyakarta, Aji Santoso, menyatakan timnya sudah siap bermain di kandang sendiri dan yakin meraih kemenangan, terlebih dengan dukungan besar dari masyarakat Yogyakarta.

"Harapan saya, pemain, dan suporter pasti ingin memdulang poin 3 karena main di stadion kita, di rumah kita sendiri," ujar Aji pada pre match press conference di Stadion Mandala Krida, Rabu (7/8).

Baca: Striker Martapura FC Aidil Bogel Berharap Gol ke Gawang Persiba Balikpapan Jadi Gol Penglaris

Aji menyebutkan saat ini seluruh pemain memiliki motivasi tinggi, walaupun beberapa pilar tim dipastikan absen.

"Mudah-mudahan pertandingan besok kita bisa maksimal meski beberapa pemain tidak bisa dimainkan seperti Raphael Maitimo (akumulasi kartu) dan mungkin Raymond yang dipertandingan terakhir cedera hamstring, tetapi masih saya lihat kondisinya jelang laga nanti," ungkap Aji.

Aji mengakui, absennya dua pemain itu, cukup mempengaruhi keseimbangan tim besutan. Terutama Raymond, yang berposisi sebagai gelandang bertahan, dimana stok pemain yang setipikal dengannya, nyaris tidak ada.

Sejauh ini, ia pun mengedepankan nama gelandang kawakan pada diri Ade Suhendra, untuk menggantikan posisi yang ditinggal Raymond. Pasalnya, dua talenta lokal, Pratama Gilang dan Yoga Pratama, dianggap kurang mumpuni untuk mengisi sektor itu.

Pelatih yang sempat membesut Timnas U-23 tersebut juga menyiapkan opsi menggeser Agung Pribadi yang belakangan diplot menjadi fullback kanan, ke posisi aslinya. Selain itu, ia tidak menutup kemungkinan, untuk memainkan Hisyam Tolle lebih ke depan.

Baca: Rifan Nahumarury dan Qishil Ingin Kembali, Ini kata Pelatih Martapura FC

Lebih lanjut, mantan pelatih Persela Lamongan itu menambahkan tidak ada tekanan bagi pemain dalam laga nanti.

"Justru kita main enjoy, lawan Persewar Waropen dan PSBS Biak kita tidak ada masalah. Sekarang enjoy, tidak ada tekanan ke pemain. Saya nilai, tekanan dari suporter itu wajar, karena kecintaan suporter pada tim ini," kata Aji.

"Mudah-mudahan main perdana di Mandala Krida bisa membawa berkah," tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, bek kiri PSIM, Aditya Putra Dewa menegaskan ambisinya untuk merengkuh tiga poin pertama di stadion baru berkapasitas 30 ribu penonton. Apalagi, dengan persaingan yang begitu ketat, kemenangan menjadi harga mati.

"Ini laga pertama di Mandala Krida musim ini ya, kita harus berjuang dapatkan hasil maksimal. Semua laga sama pentingnya, karena jarak poin antar tim sejauh ini sangat tipis," ungkapnya. (Tribun Jogja/ Hanif Suryo)

Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved