Berita Banjarbaru

BPBD Kalsel Minta Ustadz dan Penceramah Masukkan Peringatan Bahaya Karhutla Dalam Khutbah Jumat

Salah satu upayanya adalah dengan menyerukan kepada ustad dan para Penceramah yang biasa khutban untuk memasukkannya dalam materi khutbah.

BPBD Kalsel Minta Ustadz dan Penceramah Masukkan Peringatan Bahaya Karhutla Dalam Khutbah Jumat
banjarmasinpost.co.id/nurholishuda
Sekda Kalsel Abdul Haris Makkie didampingi kepala BPBD Kalsel Wahyuddin dalam pembekalan BNPB menghadapi dan menanggulangi kebakaran hutan dan lahan di Kalsel. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Segala hal dilakukan oleh pemerintah Kalimantan Selatan untuk menekan terus kebakaran hutan dan lahan yang pada musim kemarau ini semakin menjadi.

Salah satu upayanya adalah dengan menyerukan kepada ustad dan para penceramah yang biasa khutban untuk memasukkannya dalam materi khutbah.

Kepala Pelaksana BPBD Kalsel, Wahyuddin Noor, Kamis (8/8/2019) menjelaskan bahwa itu termasuk bagian tugas dari Satuan Tugas Doa yang mana kemudian diharapkan bisa tersosialisasikan sampai ke masyarakat.

"Ya termasuk melalui khutbah jumat. Pesantren dan sekolah sekolah," kata Wahyuddin Noor.

Dia berharap, warga yang kemudian mendengar ceramah itu akan sadar terutama yang punya petani.

"Kalau petani akan menanam biasanya kan membakar. Ini juga kami harapkan tidak membakar dan diubah pola pikirnya," kata Wahyuddin.

Baca: Sudah Empat Kali Kebakaran Hutan dan Lahan di Kabupaten HST, Ini yang Dilakukan Satgas 2 Karhutla

Sebab, jika kemudian kebakaran hutan dan lahan menjadi maka yang rugi adalah semua orang disekitarnya. "Punya dampak kesehatan dan ekonomi," kata Wahyuddin.

Sementara, Kepala Kantor Wilayah (Ka.Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Kalsel H. Noor Fahmi, menjelaskan bahwa ketika pertemuan dengan Kepala Kanwil Kemenang se Kalsel sudah disampaikan. secara lisan untuk bisa memasukkan materi bahaya kebakaran hutan dan lahan itu melalui khutbah jumat.

"Sudah kami sampaikan secara lisan. Mungkin nanti kita buatkan juga edaran secara tertulisnya," kata dia.

Selain itu, pihaknya juga berharap doa agar tidak kemarau berkepanjangan sehingga tidak baik juga untuk masyarakat.

"Mudah mudahan Kalsel ini selalu dilindungi dan dijatuhkan dari bencana. Termasuk bencana kebakaran hutan dan lahan," kata dia. (banjarmasinpsot.co.id/lis)

Penulis: Nurholis Huda
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved