Berita Tanahbumbu

Ketua DPRD Tanbu Sebut Rencana Pembangunan Jembatan Pulaulaut Kurang Menguntungkan Tanahbumbu

Supiansyah pesimistis Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotabaru bisa menyelesaikan pembangunan rencana jembatan penghubung Pulaulaut dan Tanahbumbu.

Ketua DPRD Tanbu Sebut Rencana Pembangunan Jembatan Pulaulaut Kurang Menguntungkan Tanahbumbu
banjarmasinpost.co.id/helriansyah
Tampak berjejer tiang pancang rencana pembangunan jembatan penghubung Kotabaru-daratan Kalimantan (Tanahbumbu) yang mangkrak karena tidak masuk proyek pembangunan strategis nasional. 

BANJARMASINPOST.CO.ID,BATULICIN - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tanahbumbu H Supiansyah ZA, SE.MH pesimistis, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotabaru bisa menyelesaikan pembangunan rencana jembatan penghubung Pulaulaut (Kotabaru) dengan daratan Kalimantan (Tanahbumbu).

Bahkan sempat terbesit ungkapan 'hanya mimpi', terkait keinginan Pemkab Kotabaru untuk bisa menyelesaikan jembatan yang akan menelan anggaran sekitar Rp trilun tersebut.

"Jadi kalau untuk sementara ini, itu hanya mimpi," lontar Supiansyah di ruang kerjanya kepada awak media, Rabub(7/8/2019) kemarin.

Ungkapan itu dikemukakan Supiansyah, karena pembangunan jembatan rencana menghubungkan dua kabupaten di Kalimantan Selatan, ini ternyata tidak masuk dalam program strategis nasional.

"Kami sudah menanyakan ke Kementerian PUPR, ternyata tidak masuk program strategis nasional. Yang masuk malah jalan trans Kalsel-Kaltim," terang Supiansyah.

Baca: Nilai Transaksi Investor Reksadana Kalsel Mencapai Rp 543 Miliar, Didominasi Investor Banjarmasin

Baca: Warga Tanahlaut Ini Ditemukan Sudah Tergantung di Rumahnya, Ada Cairan dan Kakinya Menyentuh Lantai

Menjadi alasan mengapa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanahbumbu hingga sekarang tidak mengalokasikan anggaran dana sharing. Masing-masing kabupaten Rp 250 miliar mengalokasi bertahap selama lima tahun, selain dana sharing dari Provinsi Kalimantan Selatan.

"Jadi yang mengalokasikan cuma Kotabaru dan Provinsi," ungkap Supiansyah kepada banjarmasinpost.co.id.

Alasan lainnya, rencana pembangunan jembatan sepanjang lebih kurang 5 kilometer yang menelan biaya cukup besar, itu dianggap Supiansyah tidak begitu menguntungkan masyarakat Tanahbumbu.

"Misalkan masyarakat di Mentewe. Mungkinkah mereka menggunakan jembatan, lebih baik anggarannya untuk perbaikan infrastruktur jalan di Mentewe," ucap Supiansyah.

Ketua DPRD Tanahbumbu H Supiansyah ZA, SE.MH
Ketua DPRD Tanahbumbu H Supiansyah ZA, SE.MH (banjarmasinpost.co.id/helriansyah)

Supiansyah menambahkan, pun dari segi manfaat. Setelah terbangunnya jembatan, apakah hanya memberi keuntungan bagi Kotabaru. Sementara mudarat bagi (Tanahbumbu) memberikan dana.

Halaman
12
Penulis: Herliansyah
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved