Desa Penghasil Janda Terbanyak di Batola

Pemasaran 'Janda-janda' di Batola Sangat Mudah dan Cepat, Bisa Dengan Cara Online atau Offline

Budidaya jamur danda (Janda) atau jamur tiram danda di Desa Danda Jaya, Kecamatan Rantau Bedauh, Kabupaten Batola sudah berlangsung empat tahun silam

Pemasaran 'Janda-janda' di Batola Sangat Mudah dan Cepat, Bisa Dengan Cara Online atau Offline
banjarmasinpost.co.id/edi nugroho
Budidaya jamur danda (Janda) atau jamur tiram danda di Desa Danda Jaya, Kecamatan Rantau Bedaauh, Kabupaten Batola. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - Budidaya jamur danda (Janda) atau jamur tiram danda di Desa Danda Jaya, Kecamatan Rantau Bedauh, Kabupaten Batola sudah berlangsung empat tahun silam dan hasilnya cukup membantu perekonomian warga setempat.

Nama janda disematkan ke jamur-jamur tiram di Desa Danda Daya mulai 2019.

“Nah, baru 2019 ini nama janda diberikan kepada jamur tiram desa Danda Jaya ini. Namun jamur-jamur tiram lainnya sudah produksi sejak empat tahun silam,” ujar Diyono, Kepala Desa (kades) Desa Danda Jaya, Kabupaten Batola, Kamis (8/8/19).

Dijelaskannya, sesuai informasi ketua kelompok janda, setiap malam itu saat masa panen itu bisa panen 1 kuintal janda.

Baca: Ternyata Janda di Batola Lebih Legit Kalo Dinikmati, Coba Tes Rasanya Pasti Ketagihan

Baca: Wow! Banyak Janda di Batola, Selalu Menarik Dikunjungi dan Dilihat, Kalo Dicicipi Rasanya Gurih

Baca: Fakta Putri Tunggal Ahok BTP & Veronica Tan yang Disebut Benci & Protes Hadirnya Puput Nastiti Devi

Janda-janda itu dipasarkan ke pengecer dan para pengepul. Soal pemasaran janda di Batola itu sangat cepat, mudah dan tidak ada masalah, baik off line dan online.

Budidaya jamur danda (Janda) atau jamur tiram danda di Desa Danda Jaya, Kecamatan Rantau Bedaauh, Kabupaten Batola.
Budidaya jamur danda (Janda) atau jamur tiram danda di Desa Danda Jaya, Kecamatan Rantau Bedaauh, Kabupaten Batola. (banjarmasinpost.co.id/edi nugroho)

“Janda di Desa Danda Jaya itu juga bisa bikin crispy dalam bentuk kemasan sudah digoreng dengan harga terjangkau, yakni Rp8 ribu sampai Rpo10 ribu per bungkus,” katanya.

Ditambahkannya, janda mentah sangat mudah lakunya dan banyak peminatnya. Saat ini ada 13 kelompok janda di Desa Danda Jaya. Jika lancar, maka satu malam itu satu desa itu bisa menghasilkan 13 kuintal janda. (Banjarmasinpost.co.id/edi nugroho)

Penulis: Edi Nugroho
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved