Kriminalitas Regional

Penipuan 51 Calon Jemaah Haji, Biaya Tambahan Rp 35 Juta hingga Naik Bus ke Asrama Haji

Sebanyak 51 calon jemaah haji melaprokan dugaan penipuan seseorang bernama M Junaidi ke Mapolda Jatim, Senin (5/8/2019) malam sekitar pukul 23.00 WIB.

Penipuan 51 Calon Jemaah Haji, Biaya Tambahan Rp 35 Juta hingga Naik Bus ke Asrama Haji
Dok. Humas Polda Jatim
Korban penipuan jamaah haji saat diperiksa di Mapolda Jatim Senin (5/8/2019) malam. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Sebanyak 51 calon jemaah haji melaprokan dugaan penipuan seseorang bernama M Junaidi ke Mapolda Jatim, Senin (5/8/2019) malam sekitar pukul 23.00 WIB.

Mereka dijanjikan oleh terlapor bisa berangkat haji tahun ini dengan membayar biaya tambahan. Bahkan mereka sudah naik bus menuju ke Asrama Haji Sukolilo.

Berikut fakta dari penipuan 51 jemaah calon haji di Surabaya:

1. Biaya tambahan hingga Rp 35 juta

51 calon jemaah haji korban penipuan berasal dari berbagai daerah seperti Pasuruan, Malang, Sidoarjo, Pamekasan, Sumenep, Hulu Sungai Selatan dan Sanggau.

Oleh terlapor, mereka diminta untuk membayar biaya tambahan mulai dari Rp 5 juta hingga Rp 35 juta.

Baca: Putri Pendiri Nahdlatul Ulama Ini Ungkapkan Keseharian Sosok KH Maimun Zubair atau Mbah Moen

Baca: Wow! Banyak Janda di Batola, Selalu Menarik Dikunjungi dan Dilihat, Kalo Dicicipi Rasanya Gurih

Baca: Pelopor Gerakan Mahasiswa 1966 dan Menteri Era Presiden Soeharto, Cosmas Batubara Tutup Usia

51 orang tersebut sudah terdaftar sebagai sebagai jemaah calon haji di Kementerian Agama.

Namun, jadwal pemberangkatannya cukup lama, ada yang baru berangkat pada 2022 hingga dijadwalkan pada 2042.

2. Dapat seragam dan pakaian ihram

Kepala Bidang Humas Polda Jatim Kombes Frans Barung Mangera mengatakan, pelaku menawarkan jasa mempercepat keberangkatan kepada orang-orang yang terdaftar dalam antrean haji yang cukup lama.

Halaman
123
Editor: Didik Trio
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved