Berita Tanahbumbu

Polisi di Tanahbumbu Pilih Berikan Tindakan Tegas bagi Pengendara di Bawah Umur

Satuan Lalu Lintas (Satlantas) di jajaran Kepolisian Resort (Polres) Tanahbumbu lebih memilih memberikan tindakan tegas, berupa pemberian tilang

Polisi di Tanahbumbu Pilih Berikan Tindakan Tegas bagi Pengendara di Bawah Umur
Banjarmasinpost.co.id/Helriansyah
Kasat Lantas Polres Tanahbumbu Iptu G.M Angga Satrya Wibawa SIK 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN - Satuan Lalu Lintas (Satlantas) di jajaran Kepolisian Resort (Polres) Tanahbumbu lebih memilih memberikan tindakan tegas, berupa pemberian tilang kepada pengendara masih di bawah umur.

Tindakan tepat dan terukur dilakukan, selain memberikan efek jera. Namun sekaligus memberikan pemahaman kepada pengendara di bawah umur, terlebih untuk keselamatannya.

Hal itu diungkapkan Kapolres Tanahbumbu AKBP Kus Subyantoro SIK melalui Kasat Lantas Iptu G.M Angga Satrya Wibawa SIK kepada banjarmasinpost.co.id, Rabu (7/8/2019) kemarin.

Menurut Angga, menindak tegas kepada pengendara di bawah umur (anak-anak). Ketika pihaknya melakukan kegiatan rutin atau ploting pengaturan lalu lintas saat pagi hari.

Baca: 5 Persen Penonton Indonesia Kecewa dengan Penampilan Westlife, 95 Persen Lainnya Ngaku Puas

Baca: Tim Tenis Putri Kalsel Lolos ke PON XX Papua, Berikut Nama-nama Pemainnya

Baca: PLN Sumedang Siapkan Rp 13 Miliar untuk Kompensasi, Gara-garanya Padamkan Listrik 2 Hari

Penindakan tidak kecuali pengendara lainnya seperti masyarakat umum yang melakukan pelanggaran lalu lintas. Salah satu upaya menekan angka kecelakaan.

"Karena kecelakaan berawal dari pelanggaran. Misalnya pengendara belum memiliki SIM. Tidak memiliki SIM kan karena belum cukup umurnya. Akhirnya apa, karena belum cukup umur belum bisa mengendalikan diri saat bawa kendaraan, akhirnya terjadilah kecelakaan," jelas Angga.

Kegiatan penindakan rutin dilaksanakan, baik pelajar maupun pengendara yang tidak memiliki SIM dan tidak menggunakan helm salah satu alat keselamatan.

"Bukan cuman itu, bisa saja tidak menggunakan plat nomor atau kendaraan tidak sesuai spesifikasi pabrik (modifikasi) dan sebagainya termasuk pelanggaran," ungkapnya.

Tidak menepis, selama sebulan bertugas di Polres Tanahbumbu, diakui masih ada pengendara yang terjaring kegiatan penindakan dilaksanakan di tiga titik. Antara lain, Karang Bintang, depan Pos Lantas dan wilayah Pasar Minggu.

"Di luar itu, ketika pengaturan pagi ada menemukan pelanggaran pelajar kita tetap tindak," ujarnya.

Namun berdasarkan catatan pihaknya, pelanggaran cenderung mengalami penurunan. Selain melakukan penindakan, juga dilaksanakan kegiatan bersifat preemtif. Di antaranya sosialisasi ke sekolah-sekolah.

"Jadi secara gelobal pelanggaran mengalami penurunan. Namun tetap mengimbau kepada masyarakat Tanahbumbu, mari taati peraturan lalu lintas dengan salah satunya melengkapi diri serta kelengkapan-kelengkapan kendaraan," imbau Angga.

(BANJARMASINPOST.co.id/helriansyah)

Penulis: Herliansyah
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved