Desa Penghasil Janda Terbanyak di Batola

Wow! Banyak 'Janda' di Batola, Selalu Menarik Dikunjungi dan Dilihat, Kalo Dicicipi Rasanya Gurih

Bila berkunjung ke Kabupaten Batola, Kalimantan Selatan ada yang kurang bila belum melihat keberadaan janda-janda di kabupaten setempat.

Wow! Banyak 'Janda' di Batola, Selalu Menarik Dikunjungi dan Dilihat, Kalo Dicicipi Rasanya Gurih
BPOSTGROUP/EDI NUGROHO
Budidaya jamur danda (Janda) atau jamur tiram danda di Desa Danda Jaya, Kecamatan Rantau Bedaauh, Kabupaten Batola. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - Bila berkunjung ke Kabupaten Batola, Kalimantan Selatan ada yang kurang bila belum melihat keberadaan janda-janda di kabupaten setempat.

Selain, janda di Kabupaten Batola rasanya gurih jika dinikmati, janda-janda tersebut mempunyai bibit kualitas yang baik.

Nah, janda-janda itu ada di Desa Danda Jaya, Kecamatan Rantau Bedaauh, Kabupaten Batola.

Janda ini bukan istri yang bercerai atau ditinggal mati suaminya. Tapi janda itu singkatan jamur danda (Janda) atau jamur tiram danda di Desa Danda Jaya.

Baca: Pendulangan Pumpung Makan Korban, Sungaitiung Jadi Kampung Janda, Tiga Hari Menikah Sudah Menjanda

Baca: 5 Persen Penonton Indonesia Kecewa dengan Penampilan Westlife, 95 Persen Lainnya Ngaku Puas

Baca: Tim Tenis Putri Kalsel Lolos ke PON XX Papua, Berikut Nama-nama Pemainnya

“Jadi awalnya memang agak menarik namanya janda tersebut. Nama janda, pasti orang berpikir agak ngeres. Bekas istri orang atau ditinggal mati suami. Tapi janda ini nama itu menarik. Di desa kami, sudah cukup lama membudiyakan janda. Ada sepuluh kelompok yang aktif. Kalau musim panen, satu hari bisa panen satu kuital janda. Jumlah yang tidak sedikit,” kata Diyono, Kepala Desa (kades) Desa Danda Jaya, Kabupaten Batola, Kamis (8/8/19).

Menurut Diyono,janda ini sudah dikembangkan lama oleh warga Desa Dandan Jaya. Hanya pada 2019 ini, pihak desa melalui Bumbes memberikan penyertaan modal untuk kepada para kelompok usaha janda tersebut.

“Kalau warga pernah lihat janda-janda di desa kami, baik pengolahannya atau hasilnya, pasti janda-janda kami akan selalu menarik dilihat dan dikunjungi semua orang. Di desa kami lengkap dari proses awal sampai panen janda ada lokasi khususnya,” kata Diyono. (Banjarmsinpost.co.id/edi nugroho)

Penulis: Edi Nugroho
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved