Pengerjaan Jembatan Sungai Gardu 1

Ada Tiga Jembatan yang Bakal Diganti, dan Harus Beres Desember Tahun ini

Paket pengerjaan jembatan yang berlokasi di Banjarmasin Timur itu ada tiga jembatan yang bakal diganti, yakni Sungai Gardu 1 dan 2

Ada Tiga Jembatan yang Bakal Diganti, dan Harus Beres Desember Tahun ini
BPost Cetak
Blitz edisi cetak Jumat (9/8/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Paket pengerjaan jembatan yang berlokasi di Banjarmasin Timur itu ada tiga jembatan yang bakal diganti, yakni Sungai Gardu 1 dan 2 serta Jembatan Sungai Lulut (perbatasan Banjar-Banjarmasin.

Dalam kontrak, jembatan itu harus beres di Desember 2019.

Kabid Bina Marga Dinas PUPR Kalsel, Yasin Toyib, mengatakan bahwa pihaknya akan menyesuaikan dengan pihak Kabupaten Banjar yang hingga kini masih belum menyelesaikan pembebasan dua bangunan atau lahan di kawasannya.

"Kita punya waktu sedikit, jadi desain kontruksi Jembatan Sungai Lulut masih kita review. Apakah nanti jembatan yang dikecilkan atau masih sama seperti yang didesain awal. Kalau dari Kabupaten Banjar cepat, maka kita garap sesuai desain awal," ujarnya.

Baca: Kiat, Tips dan Tata Cara Mudah Membuat Daging Kurban Empuk Pada Idul Adha 2019

Baca: Masyarakat Sungailulut Mendukung Pembuatan Jembatan, Hanya Minta Akses ini

Baca: Pensiun dari NOAH Lalu Pamit dengan Ariel, Uki : Good Friends Never Say Goodbye!

Baca: Bacaan Niat Puasa Arafah Mulai Besok, Sabtu 10 Agustus 2019 Sebelum Idul Adha 2019

Meski begitu, ia menerangkan pembebasan lahan yang berada di Kabupaten Banjar terhambat.

Karena masih dua lahan, dari delapan rumah warga yang belum dibebaskan.

Sedangkan untuk Sungai Gardu dua, ini akan dibuat cepat dengan menggunakan struktur jembatan bergelagar precast.

Sistem buka tutup akan dilakukan jika ruas kanan selesai bisa dilewati lebih dulu sambil menunggu sisi ruas kiri.

Sebelumnya, Sekda Kabupaten Banjar, H Mokhamad Hilman menjelaskan bahwa pembebasan lahan sedang berperoses dan diupayakan dalam waktu dekat selesai.

"Pengukuran oleh Badan Pertanahan Kabupaten Banjar sudah dilakukan, kami menunggu hasilnya dalam waktu dekat sehingga mengetahui dengan pasti luas tanah yang dibebaskan," kata Hilman sapaannya.

Dengan dasar luas tanah dimaksud, sambung Hilman, maka tim penilai (appraisal) dapat menentukan besarnya harga penggantian yang wajar atas tanah yang dibebaskan untuk fasilitas umum tersebut.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved