Kisah Heroik Polwan Polres HSU

Berikan Motivasi Anak Daerah untuk Jadi Anggota Polri, Ini yang Dilakukan Bripda Maysarah

Sempat ragu saat mendaftar untuk jadi anggota Polri karena sakit, Bripda Maysarah, kini menjadi salah seorang polisi wanita (polwan) di Polres HSU

Istimewa
Bripda Maysarah 

BANJARMASINPOST.CO.ID, AMUNTAI- Sempat ragu saat mendaftar untuk jadi anggota Polri karena sakit, Bripda Maysarah, kini menjadi salah seorang polisi wanita (polwan) di Polres Hulu Sungai Utara (HSU).

Bahkan karena ragu itulah, Bripda Maysarah sempat memilih untuk melanjutkan pendidikannya dengan kuliah di perguruan tinggi.

"Setelah lulus SMA ragu untuk daftar polwan karena sakit, kemudian dipikir-pikirkan dan memutuskan untuk kuliah saja," katanya.

Tetapi karena masih memiliki keinginan yang kuat, akhirnya setelah kuliah berjalan dua semester dirinya memutuskan untuk ikut mendaftar sebagai polwan.

Waktu itu, imbuhnya, ada pemberitahuan penerimaan polwan sebanyak 7.000 se-Indonesia.

Baca: Ini yang Dilakukan Bripda Eria Deswindar saat Berhadapan dengan Pengendara Nakal di Malam Hari

Bripda Eria Deswindar
Bripda Eria Deswindar (Istimewa)

"Mendengar itu saya mencoba untuk daftar polwan dan Alhamdulillah setelah melewati tes masuk polwan dinyatakan lulus dan mengikuti pendidikan di SPN Mojokerto," kata perempuan yang kini bertugas sebagai Banit Reskrim ini.

Dengan profesinya sekarang ini, dirinya mengaku sangat senang, terlebih dinas bisa balik ke daerah sehingga bisa dekat dengan orangtua.

Kemudian juga menjadi kebanggaan sebagai anak daerah bisa menjadi polwan.

Baca: Baru Setahun Bertugas, Bripda Ananda Sudah Rasakan Berada di TKP Ikut Bongkar Kasus Zenith

ripda Ananda Yuliana
ripda Ananda Yuliana (Istimewa)

Sehingga bisa untuk jadi motivasi anak-anak sekolah agar termotivasi menjadi anggota Polri meskipun anak daerah.

"Mereka bisa menjadi polisi, selagi ada kemauan pasti ada jalannya," ucap Bripda Maysarah.

Sementara itu dengan tugas menangani bidang tipidter membuat dirinya juga bisamenambah ilmu karena menemukan perkara-perkara tentang tindak pidana khusus yang tidak semua anggota reskrim bisa tahu.

"Selain itu juga sering bertemu orang baru dari instansi lain," pungkasnya. (banjarmasinpost.co.id/dony usman)

Penulis: Dony Usman
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved